Dinsos Samarinda Perkuat Data Sosial dan Peran Relawan untuk Tekan Kemiskinan
- 17 Jun 2026 09:04 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Penguatan data sosial dan pemberdayaan sumber daya manusia kesejahteraan sosial menjadi salah satu strategi utama Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Kota Samarinda dalam menekan angka kemiskinan. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan program perlindungan sosial berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Kepala Dinsos PM Kota Samarinda, Mochammad Arif Surochman, mengatakan salah satu indikator keberhasilan program perlindungan sosial adalah meningkatnya jumlah keluarga yang mengalami graduasi. "Istilah graduasi ini merujuk pada keluarga penerima manfaat yang berhasil mencapai kemandirian ekonomi sehingga tidak lagi bergantung pada bantuan sosial dari pemerintah," ujarnya.
Menurut Arif, semakin banyak keluarga yang berhasil keluar dari status penerima bantuan sosial, maka semakin besar pula kontribusinya terhadap penurunan angka kemiskinan di Kota Samarinda. Karena itu, berbagai program pemberdayaan masyarakat akan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor.
Hal tersebut disampaikan Arif dalam Musrenbang Tematik RKPD Kota Samarinda Tahun 2027 yang berlangsung di Aula Arutala Ballroom Bapperida, Senin 15 Juni 2026. Dalam forum tersebut, Dinsos PM memaparkan sejumlah strategi yang akan menjadi fokus program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat pada tahun mendatang.
Selain mendorong graduasi keluarga penerima manfaat, Dinsos PM juga berfokus pada penguatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional atau DTSEN. Data tersebut menjadi basis utama dalam penyaluran berbagai bantuan sosial agar penerima manfaat dapat teridentifikasi secara lebih akurat dan tepat sasaran.
“Semua bantuan sekarang harus menggunakan data DTSEN. Karena itu kami akan terus memperkuat validitas data agar program perlindungan sosial benar-benar tepat sasaran,” kata Arif.
Untuk mendukung upaya tersebut, Dinsos PM mengoptimalkan peran berbagai sumber daya manusia kesejahteraan sosial yang selama ini menjadi mitra pemerintah. Mereka terdiri dari Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) yang aktif membantu penanganan persoalan sosial di tingkat masyarakat.
Saat ini terdapat 295 PSM dan 132 LKS yang terlibat dalam berbagai program sosial di Kota Samarinda. Keberadaan mereka dinilai penting dalam proses pendataan, pendampingan keluarga rentan, hingga penyaluran berbagai program bantuan sosial.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....