Nelayan Api-Api Dilaporkan Hilang saat Melaut, Tim Gabungan Siapkan Pencarian

  • 17 Jun 2026 07:23 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Seorang nelayan bernama Lukman (54), warga Desa Api-Api, Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dilaporkan diduga hilang setelah tidak kembali dari aktivitas melaut di perairan sekitar Desa Api-Api sejak Senin 15 Juni 2026 sore.

Laporan kejadian diterima Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara pada Selasa 16 Juni 2026 pukul 16.06 WITA. Informasi tersebut disampaikan oleh Ismail (30), anak korban, setelah ayahnya belum juga kembali ke rumah hingga sore hari.

Berdasarkan laporan awal yang diterima BPBD, korban diketahui berangkat seorang diri untuk melaut pada Senin 15 Juni 2026 sekitar pukul 17.00 WITA menuju perairan sekitar Api-Api.

Korban diketahui memiliki kebiasaan melaut pada sore hari dan biasanya kembali ke rumah pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WITA keesokan harinya. Namun hingga Selasa sore, korban belum juga kembali sehingga menimbulkan kekhawatiran pihak keluarga.

Anak korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Pusdalops BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara untuk mendapatkan bantuan penanganan dan upaya pencarian.

Petugas Pusdalops BPBD PPU segera menindaklanjuti laporan yang masuk dengan melakukan koordinasi bersama berbagai instansi terkait guna mempersiapkan langkah-langkah penanganan di lapangan.

Petugas Pusdalops BPBD Provinsi Kalimantan Timur, Muriono, menyampaikan bahwa laporan mengenai orang diduga hilang tersebut telah diterima dan sedang dalam proses koordinasi lintas instansi.

"Saat laporan masuk, Pusdalops berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait dan melakukan identifikasi persiapan penanganan," ujarnya.

Upaya koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, peralatan, serta strategi pencarian yang akan diterapkan guna menemukan korban secepat mungkin.

Hingga laporan awal ini disampaikan, korban masih dinyatakan diduga hilang dan belum ditemukan. Pihak BPBD bersama unsur terkait terus memantau perkembangan situasi sambil menyiapkan langkah pencarian lebih lanjut di wilayah perairan Api-Api, Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....