Pemprov Kaltim Perkuat Keamanan Siber Hadapi Ancaman Peretasan

  • 09 Jun 2026 13:10 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus memperkuat sistem keamanan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) guna menghadapi meningkatnya ancaman serangan siber. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Penguatan Sistem dan Operasional Keamanan TIK yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Selasa 9 Juni 2026.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), PT Sucofindo, dan mitra teknologi keamanan siber. Peserta berasal dari perangkat daerah yang mengelola sistem informasi dan layanan digital pemerintah.

Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, mengatakan transformasi digital yang terus berkembang harus dibarengi dengan penguatan keamanan sistem. "Integrasi berbagai layanan pemerintahan justru meningkatkan risiko jika tidak diimbangi pengamanan yang memadai," ujarnya.

Faisal menjelaskan sebagian besar aplikasi dan website pemerintah daerah kini telah terhubung dalam satu ekosistem layanan digital. Karena itu, kelemahan pada satu sistem dapat berdampak terhadap sistem lainnya yang saling terintegrasi.

“Kita ingin mempermudah layanan dan mengintegrasikan sistem, tetapi semakin terintegrasi maka semakin rentan juga sistem kita. Kalau ada satu titik yang lemah, dampaknya bisa merusak sistem yang lain,” kata Faisal.

Diskominfo mencatat hingga tahun 2025 terdapat lebih dari 350 percobaan peretasan berupa penyisipan konten judi online pada website milik Pemerintah Provinsi Kaltim. Angka tersebut menjadi indikator bahwa masih terdapat celah keamanan yang perlu segera diperbaiki.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan mengenai ancaman siber terkini, tata kelola keamanan informasi, hingga penerapan tanda tangan elektronik. Materi juga mencakup penguatan kapasitas sumber daya manusia dan penerapan standar keamanan yang diperlukan untuk mendukung keberlangsungan layanan publik berbasis digital di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....