Anderiy Bidik Kaltim Masuk Tiga Besar PON

  • 04 Jun 2026 11:02 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Ketua Umum KONI Kalimantan Timur terpilih periode 2026-2030, Anderiy Syachrum, menargetkan prestasi olahraga Benua Etam menembus tiga besar pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.

Target tersebut disampaikan Anderiy usai terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Kaltim, Rabu 3 Juni 2026. Menurutnya, capaian delapan besar yang diraih Kalimantan Timur pada periode sebelumnya menjadi modal penting untuk meningkatkan prestasi ke level yang lebih tinggi.

“Harapannya ke depan kita punya target. Insyaallah mudah-mudahan kita lebih baik dibandingkan kemarin. Yang kemarin kita dapat delapan besar, semoga kita bisa masuk tiga besar. Terjelek, kita bisa di lima besar,” ujarnya.

Untuk mewujudkan target tersebut, Anderiy menegaskan pentingnya penguatan pembinaan atlet secara berkelanjutan dan terukur. Ia menilai seluruh cabang olahraga membutuhkan dukungan yang memadai agar mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di level nasional.

Salah satu tantangan utama yang dihadapi dunia olahraga saat ini adalah keterbatasan anggaran pembinaan. Karena itu, Anderiy berkomitmen memperkuat kemitraan dengan sektor swasta dan berbagai pihak di luar pemerintah guna mendukung pembiayaan olahraga.

“Kita tidak boleh hanya bergantung pada APBD. Harus ada kolaborasi dengan pihak lain melalui pola sponsor, bapak asuh, atau bentuk dukungan lainnya agar pembinaan atlet tetap berjalan maksimal,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan olahraga tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga efektivitas pengelolaan organisasi dan kemampuan menentukan prioritas pembinaan cabang olahraga yang berpotensi meraih medali.

Selain itu, Anderiy memastikan akan segera menyusun formatur kepengurusan baru KONI Kaltim. Sesuai ketentuan organisasi, penyusunan kepengurusan diberikan waktu maksimal 30 hari setelah pelaksanaan Musorprov.

“Kita menyusun formatur karena dikasih waktu maksimal 30 hari. Insyaallah mudah-mudahan bisa lebih cepat,” ucapnya.

Ia menegaskan kepengurusan yang dibentuk nantinya akan mengedepankan profesionalisme, integritas, dan semangat kolaborasi demi mendukung target prestasi olahraga Kalimantan Timur.

Anderiy juga memastikan proses penyusunan kepengurusan dilakukan secara independen tanpa adanya intervensi maupun titipan dari pihak tertentu.

“Sampai sekarang alhamdulillah tidak ada titipan. Jadi kita murni diberikan kebebasan untuk memilih tim yang memang siap bekerja,” ujarnya.

Dengan dukungan pemerintah daerah, cabang olahraga, serta seluruh insan olahraga di Benua Etam, Anderiy optimistis Kalimantan Timur mampu kembali menjadi salah satu kekuatan utama olahraga nasional pada masa mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....