Bunda PAUD Bontang Didorong Ikut Tekan Angka Stunting Anak
- 04 Jun 2026 06:44 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Bontang- Pemerintah Kota Bontang terus memperkuat sinergi lintas sektor untuk memastikan pemenuhan hak anak usia dini, mulai dari akses pendidikan, kesehatan, keamanan hingga pemenuhan gizi yang layak.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam agenda Pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Bontang Tahun 2026 yang digelar di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Selasa 2 Juni 2026.
Wali Kota Bontang sekaligus Bunda PAUD Kota Bontang, Neni Moerniaeni, memimpin langsung prosesi pengukuhan dan menegaskan peran Bunda PAUD bukan hanya bersifat seremonial, tetapi memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung tumbuh kembang anak sejak usia dini.
“Pengukuhan ini bukan sekadar seremonial. Ada tanggung jawab moral yang besar untuk memastikan layanan pendidikan anak usia dini berjalan dengan baik karena PAUD merupakan fondasi awal pembentukan karakter, kreativitas, kemandirian, dan kecerdasan anak,” ujarnya.
Menurut Neni, tantangan perkembangan zaman dan derasnya arus digital saat ini membuat penguatan pendidikan agama, moral dan karakter menjadi semakin penting sebagai benteng perlindungan anak dari pengaruh negatif.
Ia menilai keluarga tetap menjadi lingkungan pendidikan pertama bagi anak, sementara lembaga PAUD menjadi ruang kedua dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.
Selain pendidikan karakter, Pemerintah Kota Bontang juga menaruh perhatian serius terhadap aspek kesehatan anak, terutama dalam upaya percepatan penurunan angka tengkes atau stunting.
Karena itu, para Bunda PAUD di tingkat kecamatan dan kelurahan diharapkan dapat bersinergi bersama Tim Penggerak PKK dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung program kesehatan masyarakat.
“Peran Bunda PAUD tidak hanya pada aspek pendidikan, tetapi juga harus mampu berkontribusi dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Kita berharap angka stunting di Kota Bontang terus menurun hingga di bawah 10 persen,” katanya.
Pengukuhan tersebut ditandai dengan penyematan selempang, pin dan penandatanganan berita acara yang turut disaksikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang, Abdu Safa Muha serta Ketua Pokja Bunda PAUD.
Kegiatan itu juga dihadiri sejumlah organisasi pendidikan seperti PGRI, IGTKI, HIMPAUDI, IGRA, IGABA dan APSI Kota Bontang sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan layanan pendidikan anak usia dini di daerah.
Melalui penguatan peran Bunda PAUD, Pemerintah Kota Bontang berharap kualitas pendidikan dan kesehatan anak usia dini semakin meningkat sebagai fondasi mewujudkan Generasi Emas Indonesia di masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....