Inflasi Samarinda Mei 2026 Terkendali saat Tekanan Harga Energi dan Transportasi

  • 03 Jun 2026 09:39 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda mencatat inflasi bulanan (month to month) pada Mei 2026 sebesar 0,11 persen. Sementara itu inflasi tahunan (year on year) mencapai 3,42 persen dan inflasi tahun kalender sebesar 1,90 persen.

Kepala BPS Kota Samarinda, Supriyanto, mengatakan sejumlah faktor eksternal dan domestik memengaruhi pergerakan harga selama Mei 2026. Di antaranya kenaikan harga bahan bakar tertentu, tarif transportasi udara, pergerakan harga emas, serta pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Menurut Supriyanto, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga menjadi salah satu penyumbang inflasi dengan tingkat inflasi sebesar 0,43 persen. "Kelompok tersebut memberikan andil sebesar 0,07 persen terhadap inflasi bulanan," ujarnya.

Baca Juga : inflasi-kaltim-masih-stabil-meski-bbm-dan-tiket-naik

Selain itu, kelompok transportasi mencatat inflasi 0,88 persen dengan andil sebesar 0,12 persen. Sementara kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran mengalami inflasi 0,56 persen dengan andil sebesar 0,06 persen.

Di sisi lain, kelompok makanan, minuman, dan tembakau justru menjadi penahan laju inflasi. Kelompok tersebut mencatat deflasi sebesar 0,42 persen dengan andil 0,11 persen.

Komoditas yang paling besar mendorong inflasi bulanan antara lain minyak goreng, beras, serta tarif angkutan udara. Sedangkan komoditas yang menekan inflasi adalah daging ayam ras, emas perhiasan, ikan layang, bawang merah, dan tarif air minum PDAM.

“Untuk inflasi bulan ke bulan di Kota Samarinda pada bulan Mei mencapai angka 0,11 persen. Kemudian inflasi tahunan atau year on year sebesar 3,42 persen,” kata Supriyanto saat menyampaikan rilis resmi BPS Samarinda, Selasa 2 Juni 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....