Rumah Singgah Samarinda Ringankan Beban Pasien Kanker
- 02 Jun 2026 09:56 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Keberadaan Rumah Singgah Kanker di Jalan Dr. Soewondo Samarinda membantu pasien kanker memperoleh akses pengobatan lebih mudah selama menjalani terapi di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS). Lokasinya yang hanya sekitar 220 meter dari rumah sakit membuat pasien dapat menjangkau layanan kesehatan dengan cepat.
Sebagian pasien bahkan memilih berjalan kaki menuju rumah sakit karena jaraknya sangat dekat dan masih berada dalam kawasan yang sama. Kondisi itu dinilai sangat membantu, terutama bagi pasien yang harus rutin menjalani kemoterapi maupun radioterapi.
Sekretaris Yayasan Rumah Singgah, Aditya Lesmana mengatakan sebagian besar pasien yang tinggal di rumah singgah berasal dari luar Samarinda. Mereka datang dari berbagai daerah di Kalimantan hingga Indonesia Timur untuk menjalani pengobatan kanker.
“Ada dari Berau, Tarakan sampai Kendari. Mereka datang ke Samarinda karena pengobatan kanker memang membutuhkan waktu panjang,” katanya kepada rri.co.id Selasa 2 Juni 2026.
Menurutnya, rumah singgah hadir untuk meringankan beban pasien dan keluarga yang kesulitan biaya tempat tinggal selama berobat. Pasien yang ingin tinggal cukup membawa BPJS kelas tiga dan identitas diri.
“Yang penting memang benar-benar membutuhkan bantuan. Kami tidak ingin memberatkan pasien,” ujarnya.
Selain tempat tinggal sementara, rumah singgah juga menyediakan berbagai fasilitas penunjang seperti kursi roda, bahan makanan dasar hingga bantuan transportasi untuk pasien dengan kondisi tertentu. Saat ini terdapat sekitar 20 kursi roda yang disiapkan untuk mendukung kebutuhan pasien.
Aditya mengatakan pihak yayasan berupaya tetap menerima pasien meski kapasitas rumah singgah terbatas. Baginya, pelayanan kemanusiaan menjadi prioritas utama dibanding keterbatasan ruang yang tersedia.
“Prinsip kami jangan sampai ada yang ditolak. Yang penting mereka punya tempat berteduh dan bisa tetap menjalani pengobatan,” ucapnya.
Ia berharap ke depan rumah singgah mendapat tambahan dukungan fasilitas, termasuk kendaraan operasional untuk membantu mobilitas pasien dengan kondisi kesehatan berat menuju rumah sakit.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....