KONI Kaltim Siapkan Cetak Biru menuju PON 2028

  • 28 Mei 2026 08:17 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Komite Olahraga Nasional Indonesia Kalimantan Timur menggandeng Lembaga Kajian Olahraga Prestasi Kaltim untuk menggelar diskusi olahraga strategis pada 2 Juni 2026 mendatang sebagai langkah merumuskan cetak biru menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028.

Forum yang akan berlangsung di Kolam Ulin Arya, Jalan PM Noor, Samarinda tersebut disiapkan untuk menyusun blueprint dan exit strategy demi menjaga tradisi prestasi olahraga Kalimantan Timur di tingkat nasional.

Gagasan diskusi strategis itu berasal dari tokoh olahraga senior Kaltim sekaligus mantan pejudo nasional, Achmad Husry, yang kemudian mendapat dukungan dari Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras.

Rusdiansyah Aras mengatakan forum tersebut akan menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki kompetensi di bidang olahraga prestasi, di antaranya Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim Rasman Rading, pakar olahraga Dr. Rohandy, serta Ketua Pengprov Bowling Kaltim Dr. Rusman Yakub.

“Undangan sudah mulai disebar oleh KONI dan panitia dari LeKop. Kami berharap minimal 75 persen dari total undangan yang disebar bisa hadir,” ujarnya.

Menurut Rusdi, hasil diskusi nantinya akan menjadi rekomendasi resmi bagi kepengurusan KONI Kaltim masa bakti 2026–2030 dalam menyusun arah kebijakan olahraga prestasi daerah.

Ia menjelaskan, persiapan menuju PON XXII 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur membutuhkan strategi baru karena pelaksanaan pertandingan dibagi ke dalam tiga klaster, termasuk Jakarta sebagai wilayah pendukung. Kondisi tersebut dinilai akan meningkatkan tantangan dari sisi manajemen kontingen dan efisiensi anggaran.

Selain itu, KONI Kaltim juga akan membahas strategi pengetatan seleksi atlet menuju Pra-PON dengan fokus hanya mengirim atlet yang memiliki peluang meraih medali. Kebijakan tersebut diambil agar pembinaan lebih efektif dan berbasis capaian prestasi.

Rumpun cabang olahraga bela diri disebut masih menjadi andalan Kalimantan Timur karena selama ini menyumbang sebagian besar medali emas pada ajang nasional. KONI Kaltim menargetkan cabang-cabang unggulan tetap menjadi tulang punggung prestasi pada PON 2028.

Rusdi menegaskan keberhasilan Kaltim mempertahankan posisi papan atas nasional sangat bergantung pada integrasi antara KONI, pemerintah daerah, dan pengurus cabang olahraga dengan mengedepankan transparansi dan objektivitas data pembinaan atlet.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....