KONI: Efisiensi Anggaran Tak Jadi Ancaman Bagi Porprov Kaltim 2026
- 09 Sep 2026 20:31 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memastikan gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-VIII di Kabupaten Paser pada 14-27 November 2026 tetap berjalan di tengah keterbatasan fiskal daerah akibat efisiensi.
Wakil Ketua Umum I KONI Kaltim, Hendra Radinal Ary, mengatakan sebelumnya efisiensi anggaran memang sempat mempengaruhi ajang yang digelar empat tahun sekali ini. Namun, pihaknya bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) telah melakukan berbagai upaya agar seluruh cabang olahraga (cabor) dapat bertanding pada Porprov 2026.
“Tentu sangat berpengaruh, beberapa kali kami sempat bongkar pasang cabor. Namun, dengan kebesaran hati dari kawan-kawan, kita bergotong royong yang pada akhirnya 64 cabor bisa dilaksanakan,” ucapnya, dalam konferensi pers di Aula Dinas Perpustakaan Kota Samarinda, Jalan Kesuma Bangsa pada Rabu, 9 September 2026.
Berdasarkan hasil diskusi bersama sejumlah pihak, disepakati dari 64 cabor tersebut lima di antaranya akan bertanding dengan biaya mandiri. Lima cabor itu adalah Korfball Indoor, Ski Air, Barongsai, Pentanque, dan Woodball.
Hendra mengakui, pihaknya tidak ada menggandeng swasta dalam membantu menyuntikkan dana untuk Porprov 2026. Pasalnya, ia menjelaskan, dana Porprov 2026 sepenuhnya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim yang kewenangannya dipegang oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi serta Panitia Besar (PB) Porprov.
“Mengenai kekurangan adalah tanggung jawab dari pemerintah. Terkait dengan bantuan dana luar seperti Corporate Social Responsibility (CSR), kami memang diimbau untuk itu, tapi bukan di Porprov karena sifatnya sepenuhnya APBD. Mungkin di event lain seperti Pekan Olahraga Provinsi (PON) 2028, kita akan coba gandeng CSR,” kata Hendra.
Adapun pada Porprov 2026, KONI mempertandingkan 64 cabor dengan 1.066 nomor tanding, 9.691 atlet berpartisipasi, dan 3.675 medali yang diperebutkan. Mencakup 1.066 medali emas, 1.066 perak, dan 1.543 perunggu.
Hendra mengungkapkan, jumlah partisipasi cabor pada tahun ini meningkat dibandingkan gelaran sebelumnya di Berau yang hanya 50 cabor. Karena itu ia berharap, momentum ajang multi event regional ini bisa memberikan ruang yang luas untuk regenerasi atlet di Kalimantan Timur, terutama menyambut PON 2028.
“Adanya Porprov akan tercipta regenerasi atlet yang nanti disiapkan untuk menyongsong babak kualifikasi PON 2027 dan PON 2028,” ucap Hendra, mengakhiri
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....