Sempat Hilang Misterius, Nelayan Batu Putih Bertahan 36 Jam di Perairan Berau
- 26 Mei 2026 06:30 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Seorang nelayan bernama Suriansyah (47), warga RT 016 Kampung Batu Putih, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Berau, yang dilaporkan hilang saat melaut akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh masyarakat nelayan pada Selasa, 26 Mei 2026.
Korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah perahu miliknya ditemukan tanpa awak di perairan Kecamatan Batu Putih. Informasi hilangnya korban diterima pada Minggu 24 Mei 2026 sekitar pukul 11.00 Wita dan langsung ditindaklanjuti oleh tim gabungan.
Berdasarlan informasi yang diteruskan Petugas Pusdalops BPBD Provinsi Kalimantan Timur, Muriono, menjelaskan korban diketahui terakhir kali berangkat melaut pada Sabtu 23 Mei 2026 sekitar pukul 15.00 Wita. Hingga keesokan harinya korban belum juga kembali ke rumah.
“Sekitar pukul 08.00 Wita, saksi Ardiansyah menghubungi istri korban untuk menanyakan apakah korban sudah pulang dari melaut. Namun korban ternyata belum kembali,” ujarnya.
Mendapat informasi tersebut, saksi kemudian menuju lokasi biasa korban mencari ikan. Sesampainya di lokasi, korban tidak ditemukan di atas perahu. Yang ditemukan hanya perahu beserta perlengkapan alat pancing milik korban.
Temuan itu kemudian dilaporkan kepada keluarga korban dan diteruskan ke Pos Polairud Batu Putih. Aparat kepolisian bersama tim SAR gabungan langsung melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi ditemukannya perahu korban.
| Baca juga: Koperasi Merah Putih Sangasanga Dibangun |
Dalam operasi pencarian, tim menggunakan metode visual di atas permukaan air. Sebanyak 31 kapal nelayan, dua speed boat masyarakat, satu rubber boat Basarnas, serta satu speed boat Polairud dikerahkan untuk menyisir perairan Batu Putih.
Muriono mengatakan, pada hari kedua pencarian tim gabungan melaksanakan apel dan briefing pada pukul 09.00 Wita sebelum bergerak menuju lokasi kejadian sekitar pukul 10.00 Wita dengan radius pencarian kurang lebih 500 meter dari titik ditemukannya perahu korban.
“Korban akhirnya ditemukan pada pukul 13.47 Wita oleh masyarakat nelayan dalam keadaan hidup di pinggiran perairan hutan bakau, tidak jauh dari lokasi perahu korban ditemukan,” katanya.
Korban diketahui bertahan selama kurang lebih 36 jam sejak dilaporkan hilang. Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi menuju pelabuhan posko gabungan SAR Batu Putih untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur di antaranya Pemerintah Kecamatan Batu Putih, Pemerintah Kampung Batu Putih, Polsubsektor Batu Putih, Polairud Batu Putih, Danramil Batu Putih, Disdamkarmatan Berau, Basarnas, BPBD Berau, serta masyarakat nelayan setempat.
Sementara itu, perahu beserta perlengkapan alat pancing milik korban telah diamankan di Pos Polairud Batu Putih. Aparat kepolisian juga masih melakukan pendalaman keterangan terhadap pelapor dan para saksi terkait penyebab hilangnya korban di laut tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....