Samarinda Dorong Kurikulum Pendidikan Lebih Adaptif dan Relevan

  • 22 Mei 2026 14:54 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda- Pemerintah Kota Samarinda menilai dunia pendidikan membutuhkan kurikulum yang lebih relevan dan selaras dengan kondisi daerah agar proses belajar mengajar dapat berjalan lebih efektif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Hal itu disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Samarinda, Eko Suprayetno saat menghadiri kegiatan Launching Karya dan Berbagi Praktik Baik Pendidikan dalam rangka Hari Kebangkitan Nasional 2026 di Aula Lantai 4 Disdikbud Samarinda, Jum'at 22 Mei 2026.

Eko menyoroti perubahan kurikulum pendidikan nasional yang dinilai cukup sering terjadi dan menuntut sekolah, guru maupun siswa untuk terus beradaptasi dalam waktu singkat.

Menurutnya, perubahan kurikulum memang bertujuan memperbaiki kualitas pendidikan, namun di sisi lain juga memunculkan tantangan baru di daerah apabila tidak dibarengi kesiapan sumber daya manusia dan sistem pendidikan yang matang.

“Kita sudah beberapa kali melakukan perbaikan kurikulum. Artinya ada waktu yang diperlukan untuk adaptasi, baik kepada tenaga pengajar maupun siswa untuk menyesuaikan dari kondisi lama ke kondisi baru,” ujarnya.

Eko mengatakan kurikulum yang relevan menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan pendidikan bermutu di Kota Samarinda. Karena itu, pemerintah daerah dinilai perlu ikut memberikan masukan kepada pemerintah pusat agar kebijakan pendidikan nasional tetap mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi daerah.

Ia menilai kontribusi daerah dalam pembangunan pendidikan nasional tidak cukup hanya menjalankan kebijakan, tetapi juga memberi masukan berdasarkan realitas yang terjadi di lapangan.

“Intervensi daerah juga penting untuk pusat, untuk memberikan masukan sebagai bentuk kontribusi aktif Samarinda untuk Indonesia,” katanya.

Menurut Eko, perubahan kurikulum yang terlalu cepat tanpa kesiapan adaptasi dapat berdampak terhadap proses pembelajaran di sekolah. Guru dituntut memahami sistem baru, sementara siswa juga harus menyesuaikan pola belajar yang berubah.

Karena itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyusun kebijakan pendidikan agar tidak menimbulkan kendala baru di lapangan.

Selain persoalan kurikulum, Eko juga menyinggung pentingnya kualitas proses pembelajaran di sekolah. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berbicara soal teori, tetapi bagaimana metode belajar mampu membentuk kompetensi dan karakter peserta didik.

Ia menyebut Samarinda saat ini mulai mendorong hadirnya sekolah unggulan dan inovasi pendidikan untuk mencetak generasi yang lebih siap menghadapi tantangan masa depan, termasuk perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.

“Pendidikan bermutu harus benar-benar direncanakan secara matang agar mampu membawa pendidikan di Kota Samarinda menjadi lebih baik,” ucapnya.

Momentum Hari Kebangkitan Nasional tahun ini pun dimanfaatkan Pemerintah Kota Samarinda untuk memperkuat semangat transformasi pendidikan. Tidak hanya melalui pembangunan fisik sekolah, tetapi juga melalui pembenahan sistem pendidikan yang lebih adaptif, relevan dan berorientasi pada kualitas sumber daya manusia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....