Pria Diduga ODGJ Picu Kebakaran, Dua Rumah Ludes di Samarinda
- 15 Mei 2026 07:54 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Kebakaran hebat melanda dua bangunan rumah di Jalan Jelawat Gang 9 Blok B1 RT 06, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Samarinda Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat 15 Mei 2026 dini hari sekitar pukul 01.30 WITA. Peristiwa tersebut diduga dipicu aksi seorang pria bernama Teguh yang membakar kursi di dalam rumah hingga api cepat membesar dan merembet ke bagian atap bangunan.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun dua rumah mengalami kerusakan berat akibat amukan si jago merah.
Indah, cucu pemilik rumah, mengaku panik saat melihat kobaran api mulai membesar dari dalam rumah. Ia menyebut Teguh yang diketahui mengalami gangguan kejiwaan diduga sengaja membakar sebuah kursi sebelum api menjalar ke seluruh bagian rumah.
“Awalnya cuma bakar kursi, terus api naik ke atap dan langsung membesar ke rumah. Saya juga sempat bantu selamatkan keluarga di dalam,” ujarnya.
Menurut Indah, saat kejadian Teguh tinggal bersama sang kakek di rumah tersebut. Ia pun segera mengevakuasi kakeknya sebelum api semakin membesar.
“Yang tinggal di sini Teguh sama kakek saya. Kakek langsung saya keluarkan dulu,” katanya.
Sementara itu pemilik rumah, Sapar, mengatakan Teguh baru pulang dari rumah sakit pada sore hari sebelum kebakaran terjadi. Selama ini Teguh disebut rutin menjalani pengobatan karena mengalami gangguan mental.
“Baru sore tadi pulang dari rumah sakit. Biasanya yang sering antar berobat itu Pak Bhabinsa,” ucap Sapar.
Ia menjelaskan kondisi kejiwaan Teguh mulai terganggu sejak duduk di bangku SMP kelas 2 dan memburuk setelah kedua orang tuanya meninggal dunia.
“Sudah lama sakitnya, lebih dari lima tahun. Mulai stres sejak SMP kelas 2,” katanya.
Narahubung Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda, Hery Suhendra, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 01.30 WITA. Petugas kemudian langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
“Awalnya informasi satu rumah terbakar, setelah dicek ternyata ada dua bangunan yang terdampak,” ujar Hery.
Ia menyebut proses pemadaman sempat mengalami kendala karena lokasi rumah berada di kawasan perbukitan dan minim sumber air. Sebanyak tujuh unit mobil tangki dari Disdamkarmat Samarinda bersama PMK swasta diterjunkan ke lokasi.
“Kesulitannya karena posisi rumah berada di atas bukit sehingga suplai air cukup sulit. Warga membantu dengan sumur dan tandon air, lalu kami gunakan hidran kering untuk penyuplaian,” jelasnya.
Setelah kurang lebih satu jam penanganan, api akhirnya berhasil dipadamkan. Saat ini petugas masih mendata total kerugian akibat kebakaran tersebut. Sementara Teguh telah diamankan Tim Patroli Beat 110 Polresta Samarinda guna pemeriksaan lebih lanjut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....