Samarinda Perkuat Pembangunan Keluarga lewat Lima Program Baru
- 09 Mei 2026 11:57 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Kepala Bidang Keluarga Berencana Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Samarinda, Hendra Pradana, memaparkan arah baru pembangunan keluarga dalam kegiatan Jum’at ASN Bebaya, Jumat 8 Mei 2026. Ia menekankan keluarga merupakan pondasi dasar pembangunan sumber daya manusia.
Menurut Hendra, tantangan pembangunan kependudukan saat ini tidak lagi hanya berbicara mengenai jumlah penduduk. Fokus utama kini juga menyasar kualitas keluarga agar mampu menghadapi tantangan sosial yang semakin kompleks.
“Keluarga ini merupakan unit terkecil yang ada di masyarakat. Keluarga ini merupakan pondasi utama bagaimana pembangunan sumber daya manusia ke depannya bisa berkualitas,” ujarnya.
Hendra menjelaskan, lembaga yang dulu dikenal sebagai BKKBN kini bertransformasi menjadi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN. Transformasi itu ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 180 Tahun 2024 dan Peraturan Presiden Nomor 181 Tahun 2024.
Dalam kesempatan itu, Hendra memperkenalkan lima program unggulan cepat atau quick wins Kemenduk Bangga. Program tersebut meliputi GENTING atau gerakan orang tua asuh cegah stunting, TAMASYA atau taman asuh sayang anak, GATI atau Gerakan Ayah Teladan Indonesia, SIDAYA atau Lansia Berdaya, serta Super Apps Layanan Digital Keluarga.
Hendra menilai, kelima program tersebut dirancang untuk menjawab persoalan pembangunan keluarga dari berbagai sisi. "Mulai dari pengasuhan anak, pencegahan stunting, keterlibatan ayah, pemberdayaan lansia, hingga digitalisasi layanan keluarga," ujar Hendra pada Jumat 8 Mei 2026.
Hendra menambahkan, pendekatan pembangunan keluarga kini harus dilakukan secara komprehensif. Kualitas keluarga, menurutnya, akan sangat menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....