Kaltim Bidik Peran Sentral Ekonomi Syariah di Kawasan Timur Indonesia
- 09 Mei 2026 08:57 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Kalimantan Timur dinilai memiliki peluang besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi syariah di kawasan timur Indonesia. Penilaian itu mengemuka dalam pembukaan Kaltim Halal Festival 2026 di Halaman Islamic Center Samarinda.
Direktur Eksekutif KDEKS Kalimantan Timur, Muhammad Edwin, menyebut posisi strategis Kaltim semakin kuat karena menjadi mitra pembangunan Ibu Kota Nusantara. Dukungan sumber daya alam, perkembangan industri halal, dan letak geografis dinilai menjadi fondasi penting untuk mendorong akselerasi ekonomi syariah.
Menurut Edwin, KDEKS Kalimantan Timur hadir sebagai motor penggerak sinergi lintas pemangku kepentingan. Kolaborasi itu melibatkan pemerintah daerah, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, perbankan syariah, pelaku usaha halal, pesantren, akademisi, hingga masyarakat.
"Provinsi Kaltim sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi yang dinamis juga sebagai mitra strategis pembangunan Ibu Kota Nusantara memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi syariah di kawasan Timur Indonesia," kata Muhammad Edwin pada Jumat 8 Mei 2026.
Edwin menjelaskan, fokus pertama penguatan ekosistem syariah diarahkan pada perluasan sertifikasi halal UMKM. Selain itu, pengembangan kawasan industri halal dan optimalisasi rantai pasok produk unggulan daerah di sektor pertanian, peternakan, kuliner, dan fashion muslim juga terus didorong.
Fokus kedua adalah akselerasi keuangan syariah melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Langkah itu ditempuh dengan memperluas kolaborasi bersama perbankan syariah, koperasi syariah, BMT, dan fintech syariah di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.
BACA JUGA: https://rri.co.id/samarinda/regional/2401088/kaltim-halal-festival-2026-didorong-jadi-penggerak-umkm-dan-lapangan-kerja
Pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif syariah juga menjadi agenda strategis berikutnya. “Diharapkan capaian ini tidak hanya menjadi ajang penghargaan tetapi juga motivasi bagi pelaku usaha lainnya untuk terus meningkatkan daya saing dan kualitas produk di Kalimantan Timur,” ujar Edwin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....