Kaltim Halal Festival 2026 Didorong Jadi Penggerak UMKM dan Lapangan Kerja

  • 09 Mei 2026 08:48 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Kaltim Halal Festival 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi produk halal, tetapi juga diposisikan sebagai ruang penguatan ekonomi kerakyatan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melihat festival ini sebagai momentum mendorong tumbuhnya sektor usaha baru di tengah tantangan ekonomi daerah.

Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, mengatakan Kalimantan Timur perlu menyiapkan alternatif penguatan ekonomi di luar sektor pertambangan. Hal ini penting mengingat pembatasan produksi batu bara diperkirakan berdampak pada meningkatnya risiko pemutusan hubungan kerja.

Menurut Seno, banyak masyarakat Kalimantan Timur yang saat ini masih menggantungkan penghidupan pada industri batu bara. Karena itu, sektor UMKM dan industri halal dinilai dapat menjadi salah satu penopang baru ekonomi daerah.

"Dengan adanya pembatasan produksi batu bara di Kalimantan Timur, kita kemungkinan akan melihat banyaknya pengangguran massal. Karena itu, para pelaku usaha harus ikut membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan," ujar Seno Aji.

BACA JUGA: https://rri.co.id/samarinda/regional/2400890/kaltim-halal-festival-2026-resmi-dibuka-ekonomi-syariah-pilar-ketahanan-daerah⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Seno Aji menilai produk-produk berkualitas hasil binaan Bank Indonesia, pemerintah provinsi, dan berbagai pemangku kepentingan akan membuka peluang kerja baru. "Produk yang mampu menembus pasar lebih luas diyakini dapat memperbesar kapasitas produksi dan menyerap lebih banyak tenaga kerja," kata Seno pada Jumat 8 Mei 2026.

Seno Aji menyebut ratusan ribu pelaku UMKM di Kalimantan Timur akan menjadi tulang punggung ekonomi daerah ke depan. Selain itu, akses pembiayaan syariah melalui perbankan juga dinilai dapat memperkuat modal usaha masyarakat.

"Dengan adanya produk-produk bermutu, tentu saja akan menambah tenaga kerja di bidang industri tersebut dan akan mengurangi tingkat kemiskinan kita," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....