Program Gemarikan Kaltim Diperkuat Tekan Angka Stunting Anak
- 08 Mei 2026 09:27 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Timur terus memperkuat program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan atau Gemarikan sebagai upaya meningkatkan konsumsi protein ikan sekaligus membantu menekan angka stunting pada anak di daerah.
Program tersebut dilakukan melalui edukasi gizi kepada masyarakat, pembagian produk olahan ikan, hingga pelibatan UMKM perikanan dalam kampanye konsumsi ikan di berbagai kabupaten dan kota.
Hal ini dikatakan Kabid Perikanan Budidaya dan Penguatan Daya Saing Produk Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Timur, Irma Listyawati, kepada rri.co.id Jumat 8 Mei 2026.
Menurut Irma, konsumsi ikan memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak karena kaya protein dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.
“Melalui Gemarikan kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa ikan tidak hanya dikonsumsi dalam bentuk segar, tetapi juga bisa diolah menjadi makanan yang disukai anak-anak,” katanya.
Ia menjelaskan, edukasi tersebut menyasar ibu rumah tangga, balita, hingga pelajar dengan melibatkan berbagai instansi seperti Dinas Kesehatan, Tim Penggerak PKK, BKKBN, dan dinas perikanan kabupaten serta kota.
Dalam pelaksanaannya, DKP Kaltim juga menggandeng pelaku UMKM perikanan untuk memperkenalkan berbagai produk olahan ikan seperti bakso ikan, abon ikan, hingga makanan siap konsumsi berbahan dasar hasil laut.
Menurut Irma, inovasi olahan ikan menjadi strategi penting agar anak-anak lebih tertarik mengonsumsi ikan tanpa harus melihat bentuk ikan utuh yang terkadang kurang diminati.
“Yang penting anak tetap mendapatkan asupan gizi dari ikan, bisa melalui bakso ikan atau produk olahan lainnya,” ujarnya.
Ia menyebut, salah satu kegiatan Gemarikan terbaru digelar di Kota Balikpapan pada bulan lalu dengan melibatkan sekitar 50 anak. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi gizi sekaligus pembagian produk olahan ikan dan bubur ikan secara gratis.
Program Gemarikan sebelumnya juga telah dilaksanakan di berbagai wilayah Kalimantan Timur, termasuk daerah pedalaman seperti Mahakam Ulu. Namun pada tahun 2026, pelaksanaan program lebih terbatas karena penyesuaian anggaran pemerintah.
Meski demikian, DKP Kaltim tetap berupaya menempatkan program Gemarikan di wilayah dengan angka stunting yang masih tinggi berdasarkan koordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat.
Irma berharap edukasi konsumsi ikan dapat terus diperluas agar kesadaran masyarakat terhadap pentingnya protein ikan semakin meningkat, terutama dalam mendukung kualitas kesehatan dan pertumbuhan anak di Kalimantan Timur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....