Webinar BGTK Kaltim Luruskan Pemahaman soal Pembelajaran Mendalam
- 03 Mei 2026 11:45 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Parade Webinar Etam Kayuh Bebaya yang digelar Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Kalimantan Timur pada Sabtu, 2 Mei 2026, menyoroti implementasi pembelajaran mendalam di satuan pendidikan. Salah satu pemateri, Guru Fisika SMAN 2 Penajam Paser Utara, Helminasari Harahap, membuka diskusi dengan meluruskan pemahaman dasar tentang konsep tersebut.
Menurut Helminasari, pembelajaran mendalam atau deep learning kerap disalahartikan sebagai kurikulum baru. Padahal, konsep itu bukanlah pengganti kurikulum, melainkan pendekatan pedagogi yang menempatkan peserta didik sebagai pusat proses belajar.
Helminasari menjelaskan, pembelajaran mendalam berangkat dari penghargaan terhadap martabat dan potensi peserta didik. Melalui pendekatan ini, proses belajar dirancang agar berlangsung secara sadar, bermakna, dan tetap menggembirakan.
“Pembelajaran mendalam bukan suatu kurikulum baru. Pembelajaran mendalam itu merupakan suatu pendekatan pedagogi yang memuliakan peserta didik dengan menghargai martabat dan potensi mereka,” kata Helminasari.
Dalam paparan Helminasari, ia menegaskan pendekatan ini dijalankan secara holistik melalui keterpaduan olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olahraga. Keempat unsur itu dinilai penting agar perkembangan murid tidak hanya terfokus pada aspek akademik semata.
Helminasari menyebut, karakteristik pembelajaran mendalam terletak pada proses yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. "Hal ini yang membedakannya dari pendekatan pembelajaran lain seperti diferensiasi, saintifik, maupun tematik," kata Helminasari.
Melalui forum tersebut, para guru diajak memahami pembelajaran mendalam bukan sekadar istilah baru di dunia pendidikan. Lebih dari itu, pendekatan ini diharapkan menjadi cara untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih utuh dan relevan bagi peserta didik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....