Pemkab dan DPRD Kukar Tegaskan Komitmen Lindungi Tenaga Pendidik
- 30 Apr 2026 22:20 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Kutai Kartanegara - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara bersama DPRD Kukar menegaskan komitmen untuk menjaga sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama pembangunan daerah. Salah satu penegasan yang disampaikan adalah tidak adanya rencana pengurangan pegawai maupun kebijakan yang berpotensi berdampak pada tenaga pendidik.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Pujianto, menyebut hingga saat ini pemerintah daerah belum pernah membahas kebijakan pengurangan jumlah pegawai, baik ASN maupun non-ASN.
Ia menegaskan seluruh proses perencanaan pembangunan, mulai dari Rencana Kerja (Renja) hingga Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten, tidak memuat agenda pengurangan tenaga kerja.
“Sejauh ini belum ada kebijakan untuk mengurangi jumlah pegawai, apa pun statusnya. Bahkan komitmen Pak Bupati juga jelas, bukan hanya tidak memberhentikan pegawai, penurunan insentif saja beliau tidak menginginkan,” ujarnya, Rabu 29 April 2026.
Meski demikian, ia mengakui kebijakan ke depan tetap akan mengikuti dinamika regulasi dan kemampuan fiskal daerah, terutama terkait ketentuan batas maksimal belanja pegawai sebesar 30 persen dari APBD.
Jika terjadi perubahan kondisi anggaran, pemerintah daerah disebut akan melakukan penyesuaian secara hati-hati tanpa mengganggu hak tenaga pendidik. Pujianto juga memastikan hingga saat ini belum ada kebijakan terkait pemberhentian guru PPPK. Ia berharap seluruh hak tenaga pendidik tetap dapat dipenuhi sesuai ketentuan.
“Harapannya hak-hak tenaga pendidik tetap bisa kita perjuangkan bersama,” ujarnya. Di sisi lain, Ketua Komisi IV DPRD Kukar, Andi Faisal, menegaskan sektor pendidikan dan kesehatan tidak akan terdampak wacana efisiensi anggaran yang berkembang saat ini.
Ia menegaskan kedua sektor tersebut merupakan layanan dasar yang wajib dijaga dalam kondisi apa pun. “Tidak ada pemangkasan untuk sektor pendidikan dan kesehatan. Dalam situasi apa pun, dua sektor ini tetap menjadi prioritas,” ujarnya.
Menurutnya, DPRD Kukar saat ini juga tengah mencari skema terbaik untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga honorer, khususnya guru, agar ke depan dapat memperoleh kondisi penghasilan yang lebih baik.
Ia turut mengimbau para pendidik untuk tetap fokus menjalankan tugas tanpa terpengaruh isu yang belum pasti. “Guru tetap semangat menjalankan tugasnya, terus mendidik generasi Kukar agar lebih maju dan berkualitas,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....