HBP ke-62: Lapas Balikpapan Bagikan Gerobak Usaha bagi Keluarga Napi

  • 27 Apr 2026 21:01 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Balikpapan - Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 menjadi momentum nyata bagi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Balikpapan untuk menunjukkan kepedulian sosial. Mengusung tema nasional "Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan Prima", Lapas Balikpapan memberikan bantuan sarana usaha berupa gerobak jualan kepada keluarga warga binaan yang membutuhkan, salah satunya kepada Erik dan Edi.

Bantuan ini menjadi bukti bahwa pembinaan di dalam Lapas tidak hanya berfokus pada pemberian keterampilan bagi warga binaan, tetapi juga menyentuh aspek kesejahteraan keluarga mereka di luar.

Erik, salah satu penerima manfaat, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan gerobak semi-permanen ini. Sebelumnya, ia hanya berjualan menggunakan meja sederhana dengan etalase kecil untuk menjajakan berbagai kudapan seperti bakpia, roti, dan bolu. Menariknya, produk yang dijual Erik juga mencakup hasil karya warga binaan Lapas Balikpapan, seperti roti manis, lemper, hingga coffee bun.

"Dengan tampilan gerobak yang lebih baik dan profesional, kami berharap usaha ini lebih bermanfaat. Kami juga membantu memasarkan produk hasil karya saudara-saudara kami yang sedang menjalani pembinaan di dalam," ujar Erik, Senin 27 April 2026.

Kisah serupa datang dari Edi, warga asal Sepaku. Selama ini, ia harus berjualan keliling menggunakan sepeda motor untuk menyambung hidup. Kondisi harga bahan bakar yang dinamis membuat mobilitasnya kian berat. Dengan bantuan gerobak baru ini, ia berencana mengubah strategi usahanya dengan berjualan menetap (standby) di depan rumah.

"Bantuan ini sangat meringankan beban kami. Sekarang saya tidak perlu lagi berkeliling jauh, cukup berjualan di satu titik di depan rumah. Ini sangat membantu di tengah kondisi ekonomi saat ini," ucap Edi.

Kepala Lapas Kelas IIA Balikpapan, Andri Lesmano, mengatakan bantuan inis ebagai bentuk kepedulian Lapas kelas II Balikpapan. Disamping pembinaan di dalam Lapas juga berkomitmen untuk membantu kesejahtraan keluarga binaan yang mempunyai dedikasi tinggi selama di dalam lapas.

"Penerima bantuan telah melalui proses seleksi ketat untuk memastikan bantuan jatuh ke tangan keluarga warga binaan yang benar-benar memiliki dedikasi untuk mandiri secara ekonomi," katanya.

Program ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara warga binaan, keluarga, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan reintegrasi sosial melalui pemberdayaan ekonomi kreatif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....