73 Siswa SMKN 1 Rantau Pulung Ikuti Bimbingan Remaja Usia Sekolah
- 27 Apr 2026 20:17 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Kutim - Sebanyak 73 siswa kelas XII SMK Negeri 1 Rantau Pulung mengikuti kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang digelar Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rantau Pulung. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan remaja dalam menghadapi masa transisi menuju dunia kerja maupun kehidupan berkeluarga.
Mengusung tema “Remaja Berkarakter, Cerdas, dan Berintegritas Menuju Generasi Emas,” BRUS dirancang tidak hanya sebagai penyuluhan, tetapi juga ruang interaktif untuk membangun kesadaran diri dan orientasi masa depan siswa.
Kepala KUA Rantau Pulung, Imam Ghozali, bersama Penyuluh Agama Islam, Kamaruddin, menyampaikan materi terkait pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental serta kemampuan mengelola diri.
Dalam pemaparannya, siswa diajak memahami bahwa kesehatan tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga mencakup kestabilan emosi, kejernihan berpikir, dan kemampuan mengambil keputusan secara bertanggung jawab. Selain itu, pengelolaan diri dinilai menjadi kunci bagi remaja dalam merancang masa depan dan menghindari perilaku berisiko.
“Melalui BRUS ini, kami berharap para siswa menjadi remaja berkarakter, cerdas, berintegritas, mampu mengelola diri dengan baik, serta siap membangun keluarga yang berkualitas di masa mendatang,” ujar Imam Ghozali.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan diskusi dua arah antara pemateri dan peserta. Siswa aktif mengajukan pertanyaan serta berbagi pandangan terkait tantangan yang dihadapi remaja saat ini.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kutai Timur, Akhmad Berkati, mengapresiasi kolaborasi antara KUA dan sekolah dalam pelaksanaan BRUS. Menurutnya, program ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak usia remaja.
Senada, Kasi Bimas Islam Kemenag Kutai Timur, Sarifuddin Nuur, menilai BRUS menjadi sarana penting untuk membangun ketahanan diri remaja sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi kehidupan yang lebih kompleks di masa depan.
Melalui program ini, Kemenag Kutai Timur terus mendorong sinergi antara KUA, sekolah, dan penyuluh agama guna memperluas jangkauan pembinaan remaja di berbagai wilayah.
Upaya tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....