Ratusan Siswa SMKN 1 Muara Badak Ikuti Simulasi Penanganan Kebakaran
- 26 Mei 2026 16:17 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Muara Badak - Sebanyak 250 siswa SMKN 1 Muara Badak mengikuti edukasi dan simulasi penanggulangan kebakaran yang digelar PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS), pada Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang itu dipandu langsung tim Emergency Response Team (ERT) PHSS. Para siswa mendapat materi mengenai penyebab kebakaran, potensi bahaya, hingga praktik penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) dan fire blanket.
Dalam sesi materi, siswa diperkenalkan pada konsep “segitiga api”, yakni tiga unsur utama pemicu kebakaran berupa oksigen, bahan bakar, dan sumber panas. Peserta juga diajarkan cara memadamkan api dengan memutus suplai oksigen menggunakan fire blanket.
Sebanyak 15 siswa mendapat kesempatan mencoba langsung penggunaan APAR dan fire blanket di lapangan sekolah. Simulasi tersebut menarik perhatian peserta yang tampak antusias mengikuti setiap tahapan praktik.
Salah seorang siswa peserta kegiatan, Raka, mengaku baru pertama kali mencoba menggunakan APAR secara langsung. Ia mengatakan pelatihan tersebut memberinya pemahaman baru tentang cara menangani kebakaran kecil dengan benar.
“Biasanya cuma lihat di video atau di tempat umum, tapi hari ini kami diajarkan langsung cara pakainya. Jadi lebih paham kalau nanti terjadi kebakaran kecil harus bagaimana,” ujarnya dikutip Selasa 26 Mei 2026. Siswa lainnya, Nabila, menilai materi yang diberikan penting bagi pelajar, terutama siswa sekolah kejuruan yang nantinya akan banyak berada di lingkungan kerja dengan risiko kecelakaan lebih tinggi.
“Menurut saya ini penting karena kita jadi tahu cara menyelamatkan diri dan membantu orang lain saat ada kebakaran,” katanya. Kepala SMKN 1 Muara Badak, Syifa Hanum Budiawati, mengatakan kegiatan semacam itu penting bagi siswa sekolah vokasi yang nantinya banyak berhadapan dengan peralatan kerja dan lingkungan berisiko.
“Materi seperti ini sangat bermanfaat karena siswa tidak hanya mendapat teori, tetapi juga praktik langsung penanganan kebakaran,” ujarnya. Manager PHSS Field, Iva Kurnia Mahardi, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran keselamatan di lingkungan masyarakat sekitar wilayah operasi perusahaan.
Menurut dia, keterampilan dasar penanganan kebakaran perlu dipahami sejak dini untuk mengurangi risiko kecelakaan dan kebakaran di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Sebelumnya, PHSS juga pernah menggelar edukasi keselamatan berkendara di sekolah yang sama sebagai bagian dari program keselamatan bagi pelajar di Muara Badak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....