Menatap Porprov Kaltim, Wushu Paser Target Lima Emas

  • 21 Apr 2026 13:09 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Paser – Menatap perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur VIII/2026 di Kabupaten Paser yang dijadwalkan mulai 14 November, para atlet dari berbagai cabang olahraga (cabor) tuan rumah mulai mempersiapkan diri sejak jauh hari.

Persiapan tersebut dilakukan guna mewujudkan target Bupati Paser, Fahmi Fadli, yakni meraih predikat juara umum sekaligus sukses sebagai tuan rumah, baik dalam penyelenggaraan maupun prestasi.

Salah satu cabang olahraga yang tengah mematangkan persiapan adalah wushu. Para atlet menjalani program latihan intensif setiap hari untuk mencapai performa optimal.

Pelatih Wushu Paser, Hadijah, menjelaskan saat ini para atlet masih menjalani pemusatan latihan (training camp/TC) secara mandiri sambil menunggu arahan dari KONI terkait nomor pertandingan yang akan dipertandingkan di Porprov.

“Saat ini masih TC mandiri untuk persiapan. Atlet kami juga masih terpencar karena belum ada pemusatan latihan resmi. Sebagian berada di Balikpapan karena pekerjaan, tetapi tetap membawa nama Kabupaten Paser dan menjalani latihan di sana,” ujar Hadijah saat ditemui RRI, Rabu 22 April 2026.

Ia menambahkan, kondisi tersebut membuat dirinya hanya dapat melatih atlet yang berada di Paser, sementara atlet di luar daerah tetap menjalani latihan secara mandiri.

“Sebagian besar atlet memang berada di Paser, tetapi ada juga yang menjalani TC di luar daerah,” katanya.

Dalam menghadapi Porprov, Wushu Paser menyiapkan 23 atlet terbaik, terdiri dari 11 atlet di kelas sanda (tarung) dan 12 atlet di kelas taolu (seni). Namun, terdapat pengurangan empat nomor pada kelas seni akibat efisiensi anggaran pelaksanaan Porprov.

Meski terjadi pemangkasan nomor pertandingan, Hadijah menegaskan hal tersebut tidak memengaruhi intensitas latihan para atlet.

“Kami sudah memulai persiapan sejak awal tahun karena tidak hanya fokus pada Porprov, tetapi juga event lain seperti Sirkuit Nasional (Sirnas), meski jadwal pastinya belum ditentukan,” ujarnya.

Program TC mandiri saat ini difokuskan pada penguatan fisik serta peningkatan teknik di atas matras.

“Latihan dilakukan setiap hari, terutama bagi atlet yang dipersiapkan untuk bertanding. Fokus utama saat ini adalah penguatan fisik, sementara latihan teknik dilakukan minimal tiga kali dalam sepekan,” katanya.

Untuk target, Hadijah yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Pengcab Wushu Paser, menargetkan lima medali emas secara realistis, berdasarkan kemampuan atlet yang dimiliki.

Namun demikian, ia mengakui hasil pertandingan tetap bergantung pada performa atlet saat berlaga.

“Kami tetap optimistis atlet mampu mencapai target tersebut, meskipun hasil akhir di lapangan tidak bisa diprediksi,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....