Masyarakat Soroti Kawat Berduri Menjelang Unjuk Rasa

  • 20 Apr 2026 11:06 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Masyarakat menyoroti langkah pemerintah yang memasang kawat berduri di sejumlah pagar fasilitas pemerintahan menjelang aksi demonstrasi pada 21 April 2026 di Kalimantan Timur. Kebijakan tersebut dinilai sebagian warga terlalu berhati-hati dalam merespons rencana unjuk rasa.

Warga Samarinda, Suwandi, menyampaikan kritiknya dalam program Halo RRI Senin, 20 April 2026. Ia menilai langkah tersebut kurang tepat dalam konteks penyampaian aspirasi publik.

“Pemasangan kawat berduri ini terkesan berlebihan. Seharusnya pemerintah bisa lebih terbuka dalam menghadapi aksi masyarakat,” ujar Suwandi.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Trantibum) Satpol PP Kalimantan Timur, Edwin Noviansyah Rachim, menjelaskan bahwa pemasangan kawat berduri dilakukan sebagai upaya antisipasi potensi gangguan selama aksi berlangsung.

“Pemasangan ini bersifat pengamanan untuk mengantisipasi potensi gangguan saat unjuk rasa, sekaligus untuk melindungi aset pemerintah daerah,” kata Edwin.

Ia menambahkan, langkah pengamanan tersebut akan dilakukan secara terukur dan tetap mengedepankan ketertiban umum selama kegiatan berlangsung.

Sebagai ruang partisipasi publik, masyarakat dapat menyampaikan keluhan terkait pelayanan publik setiap hari Senin, Rabu dan Jumat melalui program Halo RRI di Pro1 RRI Samarinda FM 97,6 MHz, pukul 09.00 Wita. Silakan hubungi nomor WA 08115544976 atau melalui google form yang ada di instagram @rripro1samarinda. Suara Anda, Solusi Bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....