Transparansi Zakat Kunci Kepercayaan dan Kesejahteraan Umat
- 18 Apr 2026 08:18 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Berau — Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah sebagai fondasi utama menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga amil zakat. Penegasan itu disampaikan dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Lazismu se-Kalimantan Timur 2026 yang digelar di salah satu hotel di Berau, Jumat 17 April 2026.
Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, yang hadir mewakili Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, mengatakan bahwa keberhasilan program sosial sangat ditentukan oleh tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola. Dalam konteks tersebut, tata kelola yang profesional menjadi kunci agar penghimpunan dan penyaluran dana umat dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Peran Lazismu sangat strategis dalam mendukung pembangunan sosial. Karena itu, pengelolaan harus dilakukan secara profesional agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, sistem manajemen yang transparan dan akuntabel tidak hanya memperkuat legitimasi lembaga, tetapi juga membuka peluang peningkatan partisipasi masyarakat dalam menyalurkan zakat dan sedekah. Menurutnya, optimalisasi potensi zakat menjadi bagian penting dalam mendukung program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat di daerah.
Lebih lanjut, Muhammad Said menilai Rakerwil menjadi ruang evaluasi sekaligus perumusan strategi ke depan agar program Lazismu semakin inovatif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia berharap forum tersebut mampu menghasilkan rekomendasi konkret yang berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur.
Sementara itu, Ketua Lazismu Kalimantan Timur, Rusfauzi Hamdi, menekankan bahwa pengelolaan lembaga zakat merupakan amanah besar yang harus dijalankan sesuai standar operasional prosedur dan prinsip tata kelola yang baik. Ia menilai konsistensi dalam menjaga integritas menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan program.
“Amanah adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Dengan kolaborasi yang kuat, program kebaikan bisa berjalan lebih terarah dan berdampak luas,” ucapnya.
Rusfauzi juga menyoroti pentingnya penguatan koordinasi antara Lazismu dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah. Sinergi tersebut dinilai mampu memperkuat peran Lazismu dalam mendukung gerakan dakwah sekaligus memperluas jangkauan program pemberdayaan masyarakat.
Ia optimistis, tingginya partisipasi peserta dalam Rakerwil menjadi indikator kuatnya komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di Kalimantan Timur. Dengan kolaborasi yang terbangun, kontribusi Lazismu diharapkan semakin signifikan dalam menjawab berbagai persoalan sosial.
Pada akhir kegiatan, Lazismu juga memberikan apresiasi kepada sejumlah pengelola di tingkat kabupaten/kota sebagai bentuk penguatan kinerja organisasi. Selain itu, dilakukan penyerahan simbolis donasi kemanusiaan untuk Palestina dari Lazismu Kutai Timur sebesar Rp30.861.700 kepada Lazismu Kalimantan Timur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....