Kasus HIV Serang Usia Produktif, Edukasi Diminta Lebih Masif di Samarinda

  • 16 Apr 2026 21:00 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Penularan HIV di Kota Samarinda masih didominasi kelompok usia produktif, sehingga menjadi perhatian serius karena berdampak pada kualitas sumber daya manusia. Edukasi dinilai perlu diperkuat untuk menekan laju penularan.

Tim Pakar Komisi IV DPRD Samarinda, Masdar John, menyebut kelompok usia 25 hingga 49 tahun menjadi penyumbang terbesar kasus HIV. Kondisi ini menunjukkan penularan masih aktif terjadi di kalangan usia kerja.

“Ini yang harus menjadi perhatian serius, karena berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia,” ujarnya, Kamis 16 April 2026 di Samarinda.

Selain itu, kasus juga mulai ditemukan pada kelompok usia muda. Hal ini menjadi sinyal penting bahwa edukasi tentang HIV perlu dilakukan sejak dini, khususnya kepada kelompok berisiko.

Masdar menjelaskan, kelompok berisiko merupakan individu yang memiliki peluang tinggi tertular HIV, baik karena perilaku maupun kondisi sosial tertentu. Sementara kelompok rentan dipengaruhi faktor lingkungan hingga kondisi ekonomi.

Ia menilai, kurangnya pemahaman masyarakat masih menjadi tantangan dalam upaya pencegahan. Di sisi lain, stigma terhadap orang dengan HIV juga membuat sebagian masyarakat enggan melakukan tes.

Padahal, HIV kerap tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Tanpa pemeriksaan, seseorang bisa tidak menyadari statusnya dalam waktu lama.

“Tes HIV itu langkah awal yang sangat penting. Kalau diketahui lebih cepat, pengobatan bisa segera dilakukan dan penularan bisa dicegah,” katanya.

Masdar menegaskan, edukasi harus diperluas hingga ke tingkat komunitas agar masyarakat memiliki pemahaman yang benar tentang HIV, sekaligus mengurangi stigma.

Selain itu, upaya pencegahan perlu diperkuat melalui kampanye perilaku hidup sehat, penggunaan alat pelindung, serta pemanfaatan metode pencegahan bagi kelompok berisiko tinggi.

Ia berharap, dengan edukasi yang lebih masif dan merata, kesadaran masyarakat meningkat sehingga penularan HIV di Samarinda dapat ditekan secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....