BKKBN Kaltim Perkuat Peran Ayah Cegah Fenomena Fatherless
- 03 Agt 2026 16:04 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Kemendukbangga/BKKBN terus mendorong keterlibatan ayah dalam proses pengasuhan anak dan pendampingan remaja melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia atau GATI. Program tersebut dihadirkan untuk memperkuat peran ayah dalam membentuk generasi yang mandiri, bertanggung jawab, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur, Sunarto, mengatakan kehadiran ayah memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan karakter dan kehidupan anak. Peran ayah tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan keluarga, tetapi juga mencakup pendampingan, komunikasi, serta pemberian arah bagi masa depan anak.
Berdasarkan hasil Pendataan Keluarga Tahun 2025, sekitar 24,8 persen keluarga yang memiliki anak remaja mencatat adanya remaja yang merasa kehilangan sosok ayah. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena keterlibatan ayah diperlukan untuk mendukung perkembangan emosional dan sosial remaja.
“Program GATI hadir untuk mengajak ayah terlibat dalam proses pengasuhan. Remaja harus dapat merasakan kehadiran ayah yang mampu membimbing dan membantu mereka menentukan masa depan,” ujar Sunarto saat Pembukaan Apresiasi Duta Genre dan Jambore Ajang Kreativitas Generasi Berencana Kaltimtara Tahun 2026, pada Sabtu 1 Agustus 2026.
Program GATI menyasar remaja laki-laki sebagai calon ayah, serta para ayah yang memiliki anak usia dini, praremaja, dan remaja berusia 10 hingga 24 tahun. Melalui program ini, kesadaran dan keterlibatan ayah diharapkan semakin meningkat dalam pengasuhan anak serta pendampingan remaja.
Berbagai layanan disiapkan untuk mendukung pelaksanaan GATI, termasuk layanan konseling melalui platform digital, komunitas ayah teladan, serta kegiatan pendampingan di tingkat desa dan kelurahan. Program tersebut juga diperkuat melalui sekolah bersama ayah, pusat informasi dan konseling remaja, serta Sekolah Siaga Kependudukan.
"Keterlibatan ayah perlu diperkuat untuk mencegah dampak negatif dari fenomena fatherless. Kehadiran ayah yang aktif diharapkan dapat membantu anak membangun karakter, rasa percaya diri, tanggung jawab, serta kemampuan mengambil keputusan secara positif," kata Sunarto.
Selain GATI, Kemendukbangga/BKKBN juga menjalankan program Lansia Berdaya atau SIDAYA untuk menghadapi peningkatan jumlah penduduk lanjut usia. Program tersebut diarahkan agar lansia tetap sehat, produktif, merasa aman, dan mampu berpartisipasi dalam kehidupan sosial di lingkungan tempat tinggalnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....