DJPb Sebut 57 Persen Belanja Negara di Kaltim Mengalir ke IKN

  • 10 Apr 2026 11:45 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Ibu Kota Nusantara (IKN) disebut masih menjadi prioritas pembangunan dengan penyerapan sekitar 57 persen dari total belanja kementerian/lembaga (K/L) di Kalimantan Timur pada 2026.

Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kalimantan Timur, Tjahjo Purnomo. Ia menuturkan, alokasi anggaran untuk IKN tahun ini mencapai Rp10,83 triliun.

“Alokasi untuk pembangunan IKN tahun 2026 mencapai Rp10,83 triliun atau sekitar 57 persen dari belanja K/L di Kalimantan Timur,” kata Tjahjo, dikutip pada Jumat 10 April 2026.

Besarnya porsi anggaran ini, lanjutnya, menunjukkan pembangunan IKN tetap berjalan meski belum ditempati. Selain itu, Tjahji menjelaskan, pemerintah memang memfokuskan belanja pada pembangunan infrastruktur dasar sebagai fondasi kawasan.

Anggaran tersebut didominasi oleh dua sektor utama, yakni satuan kerja Otorita IKN (OIKN) dan Kementerian Pekerjaan Umum yang menangani pembangunan fisik. Pembangunan IKN sendiri, realisasi anggarannya per Februari 2026 sudah mencapai Rp744 miliar.

“Fokusnya pada infrastruktur seperti jalan, jembatan, perkantoran, hunian, hingga infrastruktur dasar seperti konektivitas dan air,” ujarnya.

Dengan porsi anggaran yang besar dan fokus pada pembangunan fisik, proyek IKN dipastikan masih terus berjalan, dengan target capaian pembangunan hingga 2028.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....