Bawaslu Samarinda Tegaskan Sinergi Publik Kunci Demokrasi Berkualitas

  • 09 Apr 2026 20:03 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Samarinda menegaskan pentingnya sinergi antara penyelenggara pemilu dan masyarakat dalam memperkuat kualitas demokrasi, bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-18 Bawaslu RI, Kamis 9 April 2026 di Samarinda.

Ketua Bawaslu Kota Samarinda, Abdul Muin, mengatakan usia ke-18 menjadi momentum refleksi kematangan lembaga dalam menjalankan fungsi pengawasan pemilu secara profesional dan berintegritas. Ia menilai, kedewasaan tersebut harus diiringi dengan penguatan kolaborasi bersama publik.

“Usia 18 tahun adalah simbol kematangan. Sejalan dengan tema ‘Mengukuhkan Demokrasi’, kami percaya bahwa sinergi yang kuat antara penyelenggara pemilu dan masyarakat adalah kunci utama dalam melahirkan pemimpin dan wakil rakyat yang amanah,” ujar Abdul Muin, Kamis 9 April 2026.

Ia menegaskan, peran Bawaslu tidak hanya sebatas lembaga pengawas, tetapi juga memastikan seluruh tahapan pemilu berjalan sesuai prinsip konstitusi. Hal tersebut mencakup transparansi, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan pemilu menjadi elemen penting untuk mencegah potensi pelanggaran. Dengan keterlibatan publik, proses demokrasi dapat berlangsung lebih jujur, adil, dan berintegritas.

“Kehadiran Bawaslu bukan sekadar pengawas, melainkan memastikan setiap tahapan pemilu berjalan sesuai rel konstitusi, transparansi, dan akuntabel,” katanya.

Momentum Hari Jadi ke-18 ini juga menjadi penguat komitmen Bawaslu dalam menjaga kepercayaan publik terhadap proses demokrasi. Bawaslu diharapkan terus adaptif menghadapi dinamika politik dan perkembangan teknologi dalam penyelenggaraan pemilu.

Abdul Muin turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kualitas demokrasi melalui pengawasan partisipatif. Ia menekankan bahwa pengawasan pemilu bukan hanya tanggung jawab lembaga, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama.

“Selamat hari jadi ke-18 Bawaslu. Teruslah mengukuhkan demokrasi. Bersama rakyat awasi pemilu, bersama Bawaslu tegakkan keadilan pemilu,” ujarnya.

Peringatan ini menjadi pengingat bahwa demokrasi yang sehat hanya dapat terwujud melalui kolaborasi yang kuat antara penyelenggara, pengawas, dan masyarakat, guna menghasilkan pemimpin yang amanah dan berpihak pada kepentingan rakyat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....