Empat Kecelakaan Tercatat Selama Operasi Ketupat Mahakam 2026 di Samarinda

  • 28 Mar 2026 16:02 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda mencatat empat kasus kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam 2026 yang berlangsung mulai 13-25 Maret 2026.

Kasatlantas Polresta Samarinda, Kompol La Ode Prasetyo Fuad, mengatakan jumlah tersebut merupakan hasil rekapitulasi seluruh laporan kecelakaan yang diterima dari pos pengamanan, pos pelayanan, hingga patroli lapangan selama operasi berlangsung.

“Setelah seluruh rangkaian operasi selesai dan data direkap, jumlah kecelakaan yang terjadi selama Operasi Ketupat adalah empat kejadian. Ini sudah data final karena seluruh laporan sudah lengkap,” ujar La Ode, dikutip pada Sabtu, 28 Maret 2026.

Dari empat insiden tersebut, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Namun, beberapa pengendara mengalami luka akibat kecelakaan yang terjadi selama periode operasi.

Delapan orang tercatat mengalami luka berat, sementara satu orang lainnya mengalami luka ringan. Selain itu, kerugian materiil dari seluruh kejadian diperkirakan mencapai sekitar Rp14 juta.

La Ode menjelaskan, jika dibandingkan dengan pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam tahun 2025, jumlah kejadian kecelakaan tercatat sama, yakni empat kasus.

Meski begitu, jumlah korban luka pada tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya.

"Pada 2025, kerugian materiil dari kecelakaan tercatat sekitar Rp11,6 juta. Secara jumlah kejadian memang tidak bertambah, tetapi dampaknya lebih besar dibanding tahun lalu,” ucap La Ode.

Menurutnya, penyebab kecelakaan masih didominasi faktor kelelahan pengendara serta kurangnya konsentrasi saat berkendara, terutama ketika menempuh perjalanan jauh.

Ia pun mengingatkan pengendara agar tidak memaksakan diri mengemudi dalam kondisi fisik yang tidak prima.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....