Disperindag Kutim Tekan Inflasi lewat Pasar Murah
- 17 Mar 2026 20:07 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Kutim - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag Kutim) bergerak cepat menyiapkan gelaran pasar murah di enam kecamatan sebagai bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Timur, Nora Ramadani mengatakan program ini dirancang agar daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah tren kenaikan harga kebutuhan pokok di masa menjelang hari besar.
“Ini memang perlu waktu, karena setiap program yang akan dilaksanakan harus melalui beberapa tahapan penting. Tujuannya agar pelaksanaannya berjalan baik dan benar‑benar tepat sasaran,” ujarnya, dikutip Rabu 18 Maret 2026.
Enam wilayah yang akan menjadi sasaran utama pasar murah yakni Sangatta Utara, Bengalon, Kaliorang, Kaubun, Karangan, dan Sandaran. Pelaksanaan pasar murah akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari Kecamatan Sangatta Utara sebagai lokasi pertama.
Program ini tidak hanya menyediakan komoditas dengan harga lebih terjangkau, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyerap tekanan harga di tingkat konsumen. Selain itu, Disperindag bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) memperketat pemantauan harga bahan pokok setiap hari guna memastikan pasar tetap stabil.
Lebih lanjut, Nora menyebut bahwa meskipun secara umum harga kebutuhan pokok masih relatif stabil, beberapa komoditas strategis seperti cabai rawit merah dan bawang merah cenderung mengalami kenaikan. Atas kondisi ini, koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan untuk memastikan distribusi bahan pokok tetap lancar.
“Alhamdulillah sampai saat ini semuanya masih stabil. Kita terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar distribusi komoditas tertentu lancar dan bisa mencukupi kebutuhan masyarakat hingga Lebaran nanti,” ucapnya.
Dengan langkah ini, pemerintah daerah berharap pasar murah dapat menjadi instrumen efektif dalam menekan laju inflasi sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan daya beli lebih terjaga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....