Wagub Seno Aji Usulkan Peningkatan Kelas Jalan di Kutai Barat

  • 15 Mar 2026 17:32 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Sendawar – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus mendorong penguatan konektivitas wilayah guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satu langkah yang diusulkan adalah peningkatan kelas jalan nasional di wilayah Kabupaten Kutai Barat.

Usulan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, saat meninjau langsung kondisi ruas jalan nasional dari Tenggarong menuju Sendawar dalam rangkaian Safari Ramadan, Sabtu 14 Maret 2026.

Menurut Seno Aji, peningkatan kelas jalan nasional menjadi kebutuhan mendesak mengingat tingginya intensitas kendaraan berat yang melintas di jalur tersebut, khususnya truk pengangkut komoditas kelapa sawit dan minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO).

“Usulan ini akan kami sampaikan kepada Menteri Pekerjaan Umum agar kelas jalan nasional di Kalimantan Timur, terutama di Kutai Barat yang saat ini mengalami kerusakan cukup parah, dapat ditingkatkan,” ujar Seno Aji, dikutip dari laman Pemprov Kaltim.

Dari hasil peninjauan di lapangan, aktivitas kendaraan berat yang melintas di jalur tersebut cukup tinggi. Truk pengangkut sawit dan CPO, termasuk kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL), kerap menggunakan ruas jalan itu sehingga mempercepat kerusakan infrastruktur.

Meski demikian, Seno Aji menegaskan aktivitas kendaraan pengangkut komoditas tersebut tidak dapat dihentikan sepenuhnya karena memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Kutai Barat.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur akan mengagendakan pertemuan bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur guna membahas penanganan yang lebih komprehensif, termasuk rencana peningkatan kelas jalan nasional di kawasan tersebut.

Sementara itu, sejumlah ruas jalan nasional di Kutai Barat juga telah mulai mendapatkan penanganan. Perbaikan dilakukan pada ruas Nayan–Simpang Blusuh hingga Simpang Tiga Damai–Barong Tongkok–Sendawar.

“Alhamdulillah, dari batas Kutai Kartanegara–Kutai Barat hingga Simpang Blusuh sepanjang 111 kilometer sudah mulai dilakukan perbaikan dengan nilai kontrak sekitar Rp73 miliar,” katanya.

Perbaikan tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2026. Melalui peningkatan kualitas infrastruktur jalan, pemerintah berharap mobilitas masyarakat semakin lancar, keselamatan pengguna jalan meningkat, serta konektivitas antarwilayah semakin kuat dalam mendukung pengembangan ekonomi daerah.

Dalam peninjauan tersebut, Wagub Seno Aji turut didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni, Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Ujang Rachmat, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kaltim.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....