SAR Gabungan Akhiri Pencarian Pemancing di Perairan Manggar

  • 15 Mar 2026 07:52 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Operasi pencarian terhadap seorang pemancing yang dilaporkan terjatuh dari kapal di perairan Manggar, Kota Balikpapan, resmi diusulkan untuk ditutup setelah memasuki hari kelima pencarian. Tim SAR Gabungan tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban meskipun upaya pencarian telah dilakukan secara maksimal.

Pada hari kelima operasi SAR (H.5), Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing pada pukul 07.00 WITA sebelum melanjutkan pencarian sesuai rencana operasi. Area pencarian yang disisir mencapai sekitar 273 Nautical Mile persegi dengan menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) milik Basarnas.

Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran di sejumlah titik yang telah dipetakan sebelumnya berdasarkan analisis pergerakan arus dan kondisi cuaca di perairan Manggar. Pencarian juga dilakukan dengan mengoptimalkan seluruh potensi SAR yang terlibat dalam operasi tersebut.

Komandan Tim SAR Gabungan, Sarifudin, menjelaskan bahwa seluruh unsur SAR telah melaksanakan pencarian secara maksimal selama lima hari operasi dengan melakukan penyisiran di area yang telah ditentukan.

“Tim SAR gabungan telah melaksanakan pencarian secara maksimal dengan menyisir area operasi SAR sesuai rencana operasi, namun hingga sore hari korban belum berhasil ditemukan,” ujar Sarifudin.

Ia menambahkan bahwa kondisi cuaca dan gelombang yang cukup tinggi menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan pencarian di perairan tersebut selama beberapa hari terakhir, namun tim tetap berupaya melaksanakan operasi sesuai prosedur yang berlaku.

Pada pukul 17.00 WITA, Tim SAR Gabungan mengakhiri pencarian hari kelima dengan hasil nihil. Selanjutnya pada pukul 17.15 WITA dilaksanakan debriefing bersama unsur SAR terkait serta keluarga korban untuk mengevaluasi hasil operasi.

Dalam debriefing tersebut disepakati bahwa operasi SAR terhadap korban atas nama Nopi (32), warga Jalan Siaga Kota Balikpapan, diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan tetap melaksanakan pemantauan apabila terdapat informasi baru terkait korban.

Perwakilan keluarga korban, Ahmad, menyampaikan apresiasi kepada Basarnas dan seluruh instansi yang terlibat dalam operasi pencarian selama lima hari terakhir. Ia mengaku pihak keluarga menerima keputusan tersebut dengan ikhlas.

“Kami dari pihak keluarga mengucapkan terima kasih kepada Basarnas dan seluruh unsur SAR yang telah berupaya maksimal melakukan pencarian. Kami menerima dengan ikhlas dan ridho keputusan penutupan operasi SAR ini,” ujar Ahmad.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....