Inovasi Sepinggan: Integrasi Transportasi dan Galeri UMKM Eksklusif
- 09 Mar 2026 17:09 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID,Balikpapan - Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan resmi meluncurkan zona penjemputan (pick up) dan zona penurunan khusus bagi layanan angkutan perkotaan Balikpapan City Trans (Bacitra) serta layanan antarmoda GIKM pada Senin, 9 Maret 2026. Langkah ini diambil sebagai upaya meningkatkan standar pelayanan serta menjadikan bandara ini sebagai percontohan (role model) integrasi transportasi nasional.
Direktur Sistem dan Layanan Integrasi Transportasi Antarmoda Kementerian Perhubungan, Amirullah, memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi ini. Menurutnya, penyediaan zona khusus ini merupakan solusi strategis untuk mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum sekaligus mengurai kemacetan di area bandara.
"Kami sangat mendukung langkah ini. Ini adalah kolaborasi yang luar biasa dalam menyiapkan sarana prasarana bagi publik. Saya pikir, implementasi di Balikpapan ini sudah sangat bagus dan layak menjadi referensi di luar Bandara Soekarno-Hatta," ujar Amirullah.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara SAMS Sepinggan, R. Iwan Wiyana Mahdar, menegaskan bahwa kebijakan ini lahir dari evaluasi terhadap kenyamanan pengguna jasa. Sebelumnya, penumpang yang ingin menggunakan layanan Bacitra harus berjalan kaki hingga 500 meter ke luar area bandara untuk mendapatkan akses transportasi.
"Kita melihat realita di lapangan, masyarakat harus menunggu di luar bandara dengan segala kerepotannya, belum lagi jika cuaca tidak mendukung. Melalui sinergi ini, kami menghadirkan layanan prioritas agar penumpang bisa mengakses transportasi publik langsung di area yang lebih dekat dan nyaman," kata Iwan.
Selain perbaikan akses transportasi, pihak bandara juga mengumumkan rencana pengoperasian kembali terminal lama sebagai area komersial. Namun, berbeda dengan pasar konvensional, terminal ini akan disulap menjadi galeri UMKM dengan konsep kearifan lokal yang eksklusif.
"Konsepnya adalah galeri, bukan pasar. Kami ingin UMKM di sini 'naik kelas' dengan standar kualitas dan tampilan yang memiliki nilai tambah (value). Ini akan menjadi destinasi menarik bagi penumpang maupun pengunjung untuk bersantai dan berbelanja sebelum melanjutkan perjalanan udara," ucap General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan ini.
Terobosan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih efektif, efisien, dan menyenangkan bagi seluruh pengguna jasa di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....