Pemkab Kukar Siap Dorong Produk Kerajinan Tembus Pasar Global

  • 08 Mar 2026 15:45 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Kutai Kartanegara - Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin menghadiri ajang Indonesia International Furniture Expo (IFEX) ke-11 yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Jakarta, Sabtu, 7 Maret 2026.

Kehadiran Rendi dalam pameran furnitur dan kerajinan terbesar di Asia Tenggara tersebut untuk melihat secara langsung perkembangan industri kriya serta mempelajari peluang pasar, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Menurutnya, Kabupaten Kutai Kartanegara memiliki potensi besar untuk ikut mempromosikan berbagai produk kerajinan daerah dalam ajang berskala internasional seperti IFEX. Produk-produk UMKM Kukar dinilai memiliki kualitas yang tidak kalah bersaing, mulai dari kerajinan tekstil, mebel, hingga berbagai produk dekorasi.

“Kutai Kartanegara sebenarnya sangat layak mengikuti kegiatan seperti ini untuk mempromosikan produk-produk UMKM, khususnya kerajinan. Mulai dari tekstil, mebeler hingga produk dekorasi, semuanya punya peluang untuk dipasarkan sampai ke pasar internasional,” ujar Rendi.

Ia mengatakan, IFEX menjadi salah satu panggung penting bagi para pengrajin Indonesia untuk menampilkan kreativitas dan karya terbaik mereka kepada pasar global.

Rendi juga mengungkapkan bahwa Kukar sebelumnya pernah berpartisipasi dalam pameran tersebut. Namun dalam beberapa tahun terakhir keikutsertaan daerah sempat tertunda karena kebijakan efisiensi anggaran.

“Kukar pernah mengikuti kegiatan ini pada tahun-tahun sebelumnya. Namun karena efisiensi anggaran, kita tidak turun langsung. Hari ini kita datang untuk melihat perkembangan sekaligus mempelajari peluang yang ada,” jelasnya.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Kukar berencana kembali mendorong para pengrajin lokal untuk mengikuti pameran internasional tersebut sebagai upaya memperluas pasar produk kerajinan daerah.

“Insya Allah ke depan kita akan kembali mengikuti kegiatan ini dengan melibatkan para pengrajin Kukar, baik pengrajin tekstil maupun mebeler. Pemerintah daerah akan memfasilitasi agar mereka bisa ikut serta dalam ajang internasional seperti ini,” tambahnya.

Ia juga menegaskan, Pemkab Kukar melalui sejumlah perangkat daerah seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Koperasi dan UMKM, serta Dinas Pariwisata akan terus melakukan pembinaan kepada pelaku usaha dan pengrajin lokal.

Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas produksi sekaligus memperluas pemasaran produk kerajinan asal Kukar agar semakin dikenal, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Rendi menilai Kukar memiliki kekayaan sumber daya yang mendukung pengembangan industri kerajinan dan furnitur, seperti bahan baku rotan, berbagai jenis kayu, hingga kerajinan khas daerah seperti kain ulap doyo dan kerajinan kain dari Samboja Barat.

“Kita bangga bisa hadir di ajang ini. Banyak bahan baku kerajinan furnitur yang sebenarnya ada di Kukar. Tinggal bagaimana kita mengelola, mengemas, dan mendesainnya dengan lebih baik sehingga memiliki nilai jual tinggi,” pungkasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Rendi turut didampingi Kepala Subbagian Keuangan dan Aset Disperindag Kukar Mohammad Zufriansyah serta staf Pengolah Data dan Informasi Disperindag Kukar Iwan Wahyudi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....