Hilirisasi Kelapa Dorong Ekonomi Kampung di Berau
- 05 Mar 2026 16:52 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Berau - Potensi kelapa yang melimpah di Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, mulai diarahkan untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat melalui pengolahan produk turunan. Selama ini sebagian besar hasil panen kelapa masih dipasarkan dalam bentuk butiran, sehingga nilai ekonominya relatif terbatas.
Kini, masyarakat Kampung Giring-Giring mulai mengembangkan pengolahan kelapa menjadi berbagai produk bernilai jual melalui pendampingan program SIGAP Sejahtera Kabupaten Berau. Langkah ini menjadi upaya mendorong hilirisasi komoditas lokal agar manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di tingkat kampung.
Beberapa produk turunan yang mulai dikembangkan antara lain minyak goreng kelapa dan sabun batang. Produk tersebut memanfaatkan bahan baku kelapa yang tersedia di wilayah setempat sehingga dapat meningkatkan nilai jual komoditas sekaligus membuka peluang usaha baru bagi warga.
Selain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, minyak kelapa juga berpotensi menjadi alternatif produk pangan yang lebih sehat. Sementara itu, pemanfaatan turunan kelapa untuk sabun batang memberikan peluang bagi pelaku usaha mikro di kampung untuk memasarkan produk olahan berbasis bahan alami.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengapresiasi inisiatif masyarakat dalam mengembangkan hilirisasi komoditas kelapa dalam. Menurutnya, langkah tersebut merupakan contoh nyata penguatan ekonomi berbasis potensi lokal yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Potensinya sudah sangat baik. Tinggal bagaimana kita memastikan kualitasnya benar-benar terjaga, kemasannya menarik, serta legalitasnya lengkap agar bisa bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Sri Juniarsih.
Ia menilai hilirisasi komoditas menjadi strategi penting agar sumber daya alam tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi juga diolah menjadi produk bernilai tambah. Dengan demikian, keuntungan ekonomi dapat lebih banyak dinikmati oleh masyarakat di daerah penghasil.
Selain meningkatkan nilai ekonomi komoditas, pengembangan produk turunan kelapa juga dinilai mampu menciptakan lapangan kerja baru serta memperkuat perputaran ekonomi di tingkat kampung.
Pemerintah Kabupaten Berau pun menyatakan siap memberikan dukungan agar produk olahan kelapa dari Kampung Giring-Giring dapat terus berkembang dan menembus pasar yang lebih luas, baik di tingkat regional maupun nasional.
Program pengembangan ini merupakan bagian dari kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah kampung, masyarakat, serta pihak swasta melalui program SIGAP Sejahtera. Pendampingan yang dilakukan tidak hanya pada proses produksi, tetapi juga pada peningkatan kualitas produk, pengemasan, hingga pemasaran.
Dengan penguatan hilirisasi berbasis potensi lokal, diharapkan Kampung Giring-Giring dapat menjadi contoh pengembangan ekonomi kampung yang berkelanjutan di Kabupaten Berau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....