Pemkot Samarinda Dorong Tenaga Kerja Lokal Terlibat di Terminal BBM Palaran
- 05 Mar 2026 13:59 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah Kota Samarinda menyoroti dampak sosial dan ekonomi dari rencana pembangunan Terminal Terpadu Palaran dalam audiensi bersama PT Pertamina Patra Niaga. Salah satu perhatian utama pemerintah adalah memastikan proyek tersebut mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam penyerapan tenaga kerja lokal.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, secara terbuka meminta agar operasional terminal nantinya dapat mengakomodasi putra-putri daerah. Menurutnya, investasi besar yang masuk ke Samarinda harus memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat setempat.
“Saya minta agar tenaga kerja yang terlibat nanti banyak mengakomodir putra-putri asal Samarinda. Jika ada kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) khusus, beri kami kesempatan untuk mendidik mereka,” ujarnya pada Selasa 3 Maret 2026 di salah satu hotel di Samarinda.
Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah kota membuka peluang pelatihan melalui Balai Latihan Kerja (BLK). Langkah ini dinilai penting untuk menyiapkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri energi.
Selain penyerapan tenaga kerja, pembangunan terminal BBM di Palaran juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi yang luas bagi Kota Samarinda. Aktivitas industri diyakini akan memicu pertumbuhan berbagai sektor usaha penunjang di sekitar kawasan tersebut.
“Dengan bergeraknya circle ekonomi dari kegiatan investasi, akan ada penyerapan tenaga kerja dan pada ujungnya berkontribusi terhadap peningkatan PAD,” ujar Andi Harun.
Andi Harun menambahkan, terminal tersebut nantinya tidak hanya melayani kebutuhan BBM Kota Samarinda, tetapi juga wilayah sekitar seperti Tenggarong. Dengan jangkauan distribusi yang lebih luas, pemerintah kota menilai proyek ini akan memperkuat aktivitas ekonomi sekaligus meningkatkan potensi pendapatan asli daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....