Program Probebaya 2026 Tetap Berjalan, Skema Dibuat Lebih Fleksibel
- 02 Mar 2026 14:15 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Program Probebaya dipastikan tetap berjalan pada tahun 2026 sebagai salah satu instrumen pemberdayaan masyarakat di tingkat Rukun Tetangga (RT) di Samarinda. Skema pelaksanaannya disiapkan lebih fleksibel agar mampu menyesuaikan kebutuhan riil masing-masing lingkungan.
Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) menegaskan program ini tetap menjadi prioritas pembangunan berbasis masyarakat. Ketua TWAP, Syaparudin, menyampaikan bahwa pola pembiayaan masih mengacu pada ketentuan sebelumnya, yakni Rp100 juta per RT dalam satu tahun anggaran.
Pencairan dana dilakukan dalam dua tahap, yaitu 60 persen pada tahap awal dan 40 persen pada tahap berikutnya. "Mekanisme ini dimaksudkan agar pelaksanaan program dapat berjalan terkontrol sekaligus memastikan pertanggungjawaban penggunaan anggaran," ujar Syaparudin pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Pada tahun 2026, pelaksanaan Probebaya dirancang lebih adaptif tanpa pembagian kaku antara kegiatan infrastruktur dan pemberdayaan. RT diberikan ruang untuk menentukan prioritas sesuai kondisi wilayahnya, apakah lebih membutuhkan pembangunan fisik, peningkatan kapasitas warga, atau kombinasi keduanya.
Meski fleksibel, seluruh tahapan tetap wajib mengikuti aturan yang berlaku. Setiap kegiatan harus diawali dengan rembuk warga sebagai forum musyawarah untuk menyepakati rencana kerja dan penggunaan anggaran secara terbuka.
Melalui mekanisme tersebut, keputusan program diharapkan benar-benar mencerminkan aspirasi masyarakat setempat. Proses partisipatif ini juga menjadi bagian dari penguatan tata kelola pembangunan di tingkat lingkungan.
TWAP menekankan bahwa transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci utama keberlanjutan Pro Bebaya. Pengelolaan anggaran dan pelaporan kegiatan harus dilakukan sesuai ketentuan agar program terus berjalan dan memberi dampak nyata bagi peningkatan kualitas lingkungan serta kesejahteraan warga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....