Pemprov Kaltim Evaluasi Ruas Jalan Nasional Kutai Timur
- 01 Mar 2026 17:49 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mengevaluasi sejumlah ruas jalan nasional di wilayah utara, khususnya di Kabupaten Kutai Timur, menyusul temuan puluhan titik longsor dan potensi penurunan badan jalan. Evaluasi dilakukan untuk memastikan perencanaan pembangunan dan perbaikan berjalan terarah serta menjadi prioritas penanganan.
Ruas yang menjadi perhatian meliputi Sangatta–Simpang Perdau, Simpang Perdau–Muara Lembak, serta Muara Lembak–Sangkulirang hingga Pelabuhan Ronggang. Jalur tersebut dinilai strategis karena menjadi penghubung utama mobilisasi barang dan masyarakat serta mendukung konektivitas kawasan industri dan pesisir.
Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, pada ruas Sangatta–Simpang Perdau sepanjang 32 kilometer terdapat sekitar 17 titik longsor dan potensi penurunan badan jalan. Pada ruas Simpang Perdau–Muara Lembak sepanjang 13,10 kilometer ditemukan sekitar 11 titik longsor dan penurunan badan jalan. Sementara ruas Muara Lembak–Sangkulirang sepanjang 52,14 kilometer teridentifikasi sekitar 22 titik potensi longsor dan kerusakan badan jalan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim, Muhammad Faisal, mengatakan pemantauan dilakukan langsung oleh Gubernur bersama jajaran dalam rangkaian kunjungan kerja beberapa hari lalu.
“Dari matahari belum terbit hingga matahari terbenam selama dua hari, rombongan Gubernur melaksanakan kunjungan kerja, termasuk peresmian Jembatan Nibung dan peninjauan ke KEK Maloy. Dalam perjalanan itu, rombongan sengaja melalui rute pesisir dari Samarinda ke Bontang untuk melihat langsung kondisi jalan dan mempersiapkan alternatif akses ke sana,” ujarnya, Sabtu 28 Februari 2026.
Menurut Faisal, seluruh temuan lapangan akan masuk tahap evaluasi dan perencanaan teknis untuk pembangunan maupun perbaikan. Pemerintah Provinsi Kaltim berkomitmen berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar ruas-ruas strategis tersebut mendapatkan penanganan prioritas demi mendukung distribusi logistik, konektivitas kawasan industri, dan pelayanan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....