Kaltim Berzakat 2026, Pengumpulan Zakat Tertinggi untuk Kemaslahatan Masyarakat

  • 23 Feb 2026 11:22 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menggelar kegiatan Kaltim Berzakat 2026 di Gedung Odah Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, yang dihadiri Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, BUMD, serta aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemprov Kaltim.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Badan Amil Zakat Nasional Kalimantan Timur Ahmad Nabhan melaporkan capaian pengumpulan zakat, infak, dan sedekah yang terus meningkat dalam lima tahun terakhir. Ia menyebutkan, pada awal masa tugasnya penghimpunan dana berada di angka Rp6,5 miliar, kemudian meningkat menjadi Rp8,5 miliar, Rp14 miliar, Rp16 miliar, hingga mencapai Rp20,6 miliar pada 2026.

“Seperti biasanya, kami senantiasa melaporkan perkembangan dari tahun ke tahun penerimaan atau pengumpulan zakat. Alhamdulillah, ini adalah tahun kelima kami bertugas dan yang tertinggi di antara tahun-tahun sebelumnya, dari Rp6,5 miliar hingga Rp20,6 miliar tahun ini,” katanya. Senin 23 Februari 2026.

Ahmad Nabhan berharap peningkatan dana zakat tersebut dapat memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat yang membutuhkan di Kalimantan Timur. Dana yang terhimpun, menurutnya, dikembalikan dalam bentuk berbagai program sosial, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.

Salah satu program unggulan yang telah dijalankan adalah operasi bibir sumbing bagi anak-anak kurang mampu. Ia menjelaskan, pada 2022 terdapat 20 anak yang menjalani operasi, kemudian 40 anak pada 2023 yang dilaksanakan di Rumah Sakit Abdul Muis.

Selanjutnya, pada kegiatan ketiga yang digelar di RSUD Abdul Wahab Sjahranie, sebanyak 58 anak mendapatkan layanan operasi. Dari jumlah tersebut, enam anak nonmuslim tetap dilayani atas dasar kemanusiaan, dengan pembiayaan bersumber dari dana infak, sedangkan peserta muslim dibiayai dari dana zakat.

Ia mencontohkan salah satu penerima manfaat bernama Rahmawati yang sempat tidak ingin melanjutkan sekolah karena merasa minder dengan kondisi fisiknya. Setelah menjalani operasi pada 2023, kondisi fisik dan kemampuan bicaranya membaik sehingga ia kembali melanjutkan pendidikan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni menyampaikan apresiasi atas peningkatan signifikan penghimpunan zakat dalam beberapa tahun terakhir. Ia berharap pada tahun-tahun mendatang jumlah zakat yang terkumpul dapat terus meningkat.

“Tahun sebelumnya sekitar Rp8 miliar dan tahun 2025 mencapai Rp20 miliar. Ke depan harapannya bisa lebih besar. Para pengusaha diharapkan dapat berzakat di wilayah mereka beroperasi agar manfaatnya dirasakan untuk kemaslahatan masyarakat Kaltim,” ujarnya.

Kegiatan Kaltim Berzakat 2026 juga diisi dengan partisipasi aktif para kepala perangkat daerah, unsur Forkopimda, BUMD, serta jajaran ASN di lingkungan Pemprov Kaltim sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat solidaritas sosial dan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Timur.

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud berzakat di Odah Etam (Foto: RRI/ Ridzki).
google-preference
Audio
Putar Audio

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....