Puncak Musim Penghujan di Kaltim Picu Risiko Banjir di Sejumlah Wilayah

  • 23 Feb 2026 07:31 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah Kalimantan Timur saat ini memasuki fase puncak curah hujan tinggi. Kondisi atmosfer global tersebut memicu peningkatan massa udara yang signifikan di seluruh kabupaten dan kota.

Prakirawan BMKG Balikpapan, Diyan Novrida, mengungkapkan, penumpukan massa udara di atas Kaltim memicu hujan lebat berdurasi lama. Fenomena ini diprediksi terjadi terutama pada siang hingga sore hari di sebagian besar wilayah.

Diyan Novrida menjelaskan, masyarakat harus waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat dan angin kencang. Risiko longsor dan banjir bandang meningkat bagi warga di lereng perbukitan serta bantaran sungai.

Berdasarkan laporan BMKG yang disampaikan melalui RRI, dikutip Senin, 23 Februari 2026, wilayah Kabupaten Mahakam Ulu dan Kutai Barat menjadi daerah terdampak utama luapan sungai. Sementara itu, Kota Samarinda dan Balikpapan menghadapi ancaman genangan air akibat kapasitas drainase yang terbatas.

Pihak berwenang mencatat adanya pergerakan Madden-Julian Oscillation (MJO) di Fase 4 yang melintasi wilayah Indonesia. Fenomena ini secara langsung meningkatkan pasokan uap air yang memicu puncak curah hujan di Kalimantan Timur.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim, Buyung Dodi Gunawan, dilansir dari rilis kaltimprov.go.id menyatakan, seluruh personel di kabupaten dan kota telah disiagakan. Koordinasi intensif terus dilakukan untuk memantau titik-titik rawan bencana di wilayah pesisir Kutai Kartanegara.

Buyung meminta koordinasi cepat dari tingkat RT dan RW jika terjadi kenaikan debit air. Langkah evakuasi mandiri harus dilakukan lebih dini guna meminimalisir dampak kerugian akibat cuaca ekstrem ini.

Hujan lebat yang dipicu fenomena atmosfer global ini diperkirakan masih akan bertahan dalam beberapa hari ke depan. BMKG dan BPBD Kaltim terus memperbarui data cuaca untuk menjamin keselamatan warga di seluruh wilayah

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....