Semarakkan Hari Peduli Sampah Nasional, DLHK Kukar Luncurkan ‘Kukar Beberseh’

  • 21 Feb 2026 11:46 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Tenggarong - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kutai Kartanegara resmi meluncurkan program “Kukar Beberseh” dengan menyasar kawasan-kawasan ikonik di Kutai Kartanegara. Program ini menjadi langkah awal gerakan bersih-bersih lingkungan yang dirancang rutin setiap pekan, sekaligus dirangkaikan dalam momentum Hari Peduli Sampah Nasional yang diperingati setiap 21 Februari.

Pada peluncuran perdana, DLHK Kukar memilih Turap Tenggarong sebagai lokasi bebersih bersama masyarakat. Alasannya, kawasan tersebut merupakan magnet wisata bagi warga lokal maupun pendatang. Area tepian Sungai Mahakam itu kerap dipadati masyarakat untuk bersantai, berolahraga, hingga menikmati kuliner sore hari.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kukar, Slamet Hadi Raharjo, mengatakan gerakan bersih-bersih sampah tetap harus berjalan meski di tengah efisiensi anggaran. “Program bersih-bersih ini adalah kegiatan yang memang harus dilakukan. Di tengah efisiensi, gerakan seperti ini tidak memerlukan biaya besar, tetapi hasilnya nyata dan langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, “Kukar Beberseh” tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi akan dijadikan agenda rutin mingguan. DLHK Kukar juga berencana memperluas titik sasaran ke sejumlah kawasan strategis lainnya, seperti Puncak Bukit Biru serta kawasan pantai di wilayah Kutai Kartanegara.

Menurut Slamet, keterlibatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program tersebut. Kesadaran kolektif menjaga kebersihan dinilai jauh lebih penting dibanding sekadar penanganan sampah setelah menumpuk.

Gerakan “Kukar Beberseh” juga menjadi bagian dari ambisi besar Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara untuk meraih Piala Adipura pada tahun 2027. Dalam rencana tersebut, Kecamatan Muara Jawa ditetapkan sebagai proyek percontohan pengelolaan kebersihan dan tata lingkungan.

Selain itu, DLHK Kukar memastikan program unggulan kebersihan di setiap kecamatan tetap berada dalam pengawasan dan pembinaan dinas. Langkah ini dilakukan untuk menjaga konsistensi standar kebersihan di seluruh wilayah.

Dengan diluncurkannya “Kukar Beberseh”, Pemkab Kukar berharap budaya bersih tidak hanya menjadi gerakan sesaat, melainkan kebiasaan yang melekat di tengah masyarakat. Turap Tenggarong pun diharapkan tetap menjadi wajah kota yang bersih, nyaman, dan membanggakan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....