Bocah Asal Paser Ditemukan Meninggal Tenggelam di Waduk Rajawali
- 15 Feb 2026 19:37 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun 7 bulan ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di Waduk Rajawali, RT 004 Desa Kayungo Sari, Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Minggu 15 Februari 2026 sore sekitar pukul 15.00 WITA.
Korban diketahui bernama Aurelius Edzhar Adang, warga RT 004 Desa Kayungo Sari. Peristiwa ini terjadi saat korban tengah berkunjung bersama orang tuanya dari Tanah Grogot ke rumah kakeknya di desa tersebut.
Kepala Pusat Pengendali Operasi (PUSDALOPS) BPBD Kabupaten Paser menjelaskan, korban bersama keluarganya tiba di rumah kakeknya sekitar pukul 14.00 WITA dan berkumpul di ruang tamu. Namun tidak lama kemudian, keluarga menyadari korban tidak lagi berada di sekitar rumah.
“Pihak keluarga sempat mencari di sekitar rumah dan hanya menemukan pakaian korban yang ditinggalkan. Setelah itu keluarga dan warga langsung melakukan pencarian di sekitar desa,” ujarnya.
Pencarian kemudian difokuskan ke area Waduk Rajawali yang jaraknya tidak jauh dari rumah kakek korban. Seorang warga bernama Permato Situmorang turut membantu melakukan penyelaman di waduk tersebut.
“Sekitar pukul 15.00 WITA, saksi yang melakukan penyelaman menemukan korban di dasar waduk dengan kedalaman kurang lebih tiga meter. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” ucapnya.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Paser, PMK Kecamatan Long Ikis, serta warga setempat kemudian mengevakuasi korban ke rumah keluarga untuk penanganan lebih lanjut.
“Hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan adanya luka atau tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga menyatakan menolak untuk dilakukan autopsi,” katanya.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus yang telah mengalami gangguan perkembangan sejak usia dua tahun. Hal tersebut diduga menjadi salah satu faktor korban tidak terpantau saat berada di sekitar rumah.
BPBD Kabupaten Paser mengimbau masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di dekat sumber air seperti sungai, danau, maupun waduk. “Kami mengimbau kepada seluruh orang tua agar selalu memastikan anak berada dalam pengawasan, khususnya di area yang berisiko seperti perairan," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....