Disdag Samarinda Gencarkan Pasar Murah Ramadhan

  • 15 Feb 2026 16:07 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Perdagangan Kota Samarinda menggencarkan pelaksanaan pasar murah selama Bulan Ramadhan. Langkah ini dilakukan untuk menjamin keterjangkauan harga bahan pokok serta menjaga daya beli masyarakat.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perdagangan Kota Samarinda, Eka Agustina, mengatakan persiapan pelaksanaan pasar murah telah mencapai 80 persen. Ketersediaan stok bahan pokok juga dipastikan aman dan terkendali menjelang pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Persiapan kami untuk pelaksanaan pasar murah saat ini sudah mencapai angka 80 persen dan stok bahan pokok dipastikan aman terkendali,” ujarnya, Sabtu 14 Februari 2026

Eka menjelaskan, kegiatan perdana intervensi harga rencananya dipusatkan di halaman parkir Pasar Merdeka pada 18 Maret 2026. Operasi pasar murah ini merupakan hasil kolaborasi lintas instansi di sektor perikanan, peternakan, pertanian, dan pangan.

Menurutnya, pasar murah tidak hanya digelar di satu lokasi. Pemerintah kota akan melaksanakan kegiatan serupa secara bergilir di lima kecamatan berbeda selama Bulan Ramadhan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Pemerintah Kota Samarinda juga menyiapkan subsidi khusus untuk sejumlah komoditas vital. Subsidi tersebut menyasar bahan pokok seperti telur, daging, dan minyak goreng agar masyarakat tidak terbebani oleh lonjakan harga selama bulan puasa.

Terkait kondisi harga terkini, Eka menyampaikan harga bawang di pasar Samarinda relatif mengalami penurunan. Namun demikian, harga cabai sempat naik hingga mencapai Rp71.000 per kilogram akibat faktor cuaca yang memengaruhi produksi.

“Untuk mengatasi pasokan tersebut, cabai keriting kini didatangkan langsung dari Wajo dan Enrekang, sembari tetap memaksimalkan hasil panen petani lokal,” ucap Eka.

Sinergi lintas sektor juga diperkuat dengan menggandeng Perum Bulog untuk penyediaan beras SPHP serta Dinas Perikanan yang menyuplai ikan segar langsung dari tempat pelelangan ikan. Langkah ini dilakukan guna menjaga stabilitas pasokan dan harga.

Selain itu, tim gabungan bersama Satgas Pangan Polri dan Tentara Nasional Indonesia terus melakukan pengawasan di sejumlah lokasi. Pengawasan tersebut bertujuan mencegah terjadinya penimbunan barang yang dapat memicu gejolak harga.

Eka menambahkan, sosialisasi jadwal dan titik lokasi pasar murah telah dikoordinasikan secara intensif dengan pihak kelurahan. Informasi tersebut selanjutnya diteruskan kepada ketua rukun tetangga agar masyarakat dapat mengetahui dan memanfaatkan pasar murah secara optimal.

“Masyarakat dapat memantau perkembangan informasi jadwal pasar murah selengkapnya melalui laman situs web resmi Dinas Perdagangan Kota Samarinda,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....