Lapak Tangga Arung Square Baru Terisi 40 Persen

  • 11 Feb 2026 06:53 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Tenggarong – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin, menyoroti kondisi Pasar Tangga Arung Square yang sebagian besar kiosnya belum dimanfaatkan oleh para pedagang.

Berdasarkan hasil peninjauan, sekitar 60 persen kios di pasar tersebut masih kosong. Kondisi ini dinilai tidak sejalan dengan tujuan pembangunan pasar sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat. “Saat ini baru 40 persen kios yang dibuka, padahal dari 703 unit lapak seharusnya sudah dimanfaatkan,” ujar Rendi.

Menindaklanjuti hal tersebut, Pemkab Kukar melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) segera menerbitkan surat pemberitahuan kedua kepada pemegang lapak yang belum membuka usahanya. Surat ini dimaksudkan sebagai peringatan sekaligus dorongan agar pedagang menunjukkan keseriusan dalam berjualan.

Rendi menegaskan, jika dalam tujuh hari setelah surat diterbitkan lapak tetap tidak dibuka, pemegang kios akan dianggap tidak serius berdagang, dan pemerintah daerah akan melakukan penertiban.

“Kalau dalam tujuh hari setelah surat dikeluarkan masih belum ada tindak lanjut, kami bersama Kejaksaan Negeri Kukar akan melakukan penertiban. Ini langkah untuk menunjukkan keseriusan dan komitmen Pemkab Kukar dalam mengakomodir ekonomi masyarakat. Saat ini sudah ada 300 pelaku usaha yang mengajukan permohonan penggunaan lapak,” katanya, menjelaskan.

Penertiban akan dilakukan bersama Kejari Kukar agar proses berjalan sesuai aturan dan memiliki kepastian hukum.

Rendi menambahkan, langkah ini penting mengingat tingginya animo pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kukar untuk berjualan di pasar tersebut. Ia berharap lapak-lapak yang ada dapat diisi oleh pedagang yang benar-benar ingin berusaha, sehingga pasar dapat berfungsi optimal dan memberi dampak nyata bagi perekonomian masyarakat.

 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....