Kecamatan Sangkulirang Percepat Penurunan Stunting Terintegrasi

  • 09 Feb 2026 12:18 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Kutai Timur — Pemerintah Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, terus mendorong percepatan penurunan angka stunting melalui penguatan perencanaan pembangunan terintegrasi. Fokus utama diarahkan pada sektor kesehatan serta penyediaan air bersih guna memastikan intervensi gizi dan layanan kesehatan menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara optimal.

Camat Sangkulirang, Cipto Bintoro, mengatakan stunting tidak hanya berkaitan dengan persoalan gizi, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh akses masyarakat terhadap air bersih dan sanitasi yang layak.

“Penyediaan air bersih memegang peranan penting dalam pencegahan stunting. Anak yang sehat lahir dari lingkungan yang sehat, termasuk ketersediaan air bersih di tingkat rumah tangga,” ujar Cipto, Senin 9 Februari 2026.

Menurutnya, pemerintah kecamatan telah memprioritaskan pembangunan infrastruktur air bersih di desa-desa dengan prevalensi stunting yang masih tinggi. Selain itu, pihak kecamatan juga bersinergi dengan dinas kesehatan serta lembaga terkait untuk melakukan pendampingan kepada keluarga prasejahtera, terutama dalam penerapan pola makan sehat dan perilaku hidup bersih.

Di sisi lain, program intervensi gizi dilaksanakan secara terpadu melalui pos pelayanan terpadu (posyandu) dan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas). Kegiatan tersebut difokuskan pada pemantauan tumbuh kembang balita serta pemberian edukasi gizi kepada orang tua.

“Kami memaksimalkan peran kader posyandu dalam memantau perkembangan anak sekaligus memberikan edukasi gizi kepada keluarga. Upaya ini penting agar stunting dapat dicegah sejak dini,” katanya.

Pemerintah Kecamatan Sangkulirang juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan kualitas sumber air. Melalui program sanitasi berbasis masyarakat, risiko penyakit yang berkontribusi terhadap stunting diharapkan dapat ditekan.

Cipto menambahkan, integrasi antara sektor kesehatan, penyediaan air bersih, dan pendidikan menjadi kunci keberhasilan penurunan stunting di wilayah Sangkulirang. “Kami ingin seluruh program berjalan secara sinkron, bukan berdiri sendiri. Dengan kolaborasi ini, kami optimistis angka stunting di Sangkulirang dapat menurun secara signifikan,” ucapnya.

Melalui langkah-langkah tersebut, Pemerintah Kecamatan Sangkulirang optimistis target penurunan stunting dapat tercapai. Masyarakat diharapkan turut mendukung program ini dengan menjaga kebersihan lingkungan, mengonsumsi makanan bergizi, serta rutin mengikuti pemantauan kesehatan anak.

 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....