Longsor Rusak Rumah Warga Perumahan Borneo Mukti 2

  • 01 Feb 2026 11:41 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Tanah longsor terjadi di kawasan permukiman warga di Jalan Damanhuri 2 Perumahan Borneo Mukti 2 Blok I Nomor 54a, Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, Minggu 1 Februari 2026 pagi. Kejadian tersebut dilaporkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda sekitar pukul 08.30 WITA.

Peristiwa longsor ini mengakibatkan bagian belakang rumah warga mengalami kerusakan cukup serius. BPBD Kota Samarinda segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan, asesmen, serta upaya penanganan awal guna mencegah dampak yang lebih luas.

Berdasarkan laporan BPBD, longsor terjadi akibat tergerusnya pondasi bangunan yang dipicu oleh kondisi tanah uruk yang basah. Selain itu, di bagian belakang rumah terdapat danau bekas galian tambang yang memperparah kondisi kestabilan tanah.

Dampak longsor tersebut menimpa satu unit rumah milik Mohammad Isfahani yang dihuni oleh satu kepala keluarga dengan enam jiwa. Bagian rumah yang terdampak meliputi area belakang bangunan dan dapur, sehingga aktivitas penghuni rumah terganggu.

Hasil pengukuran di lapangan menunjukkan luas area longsor mencapai panjang sekitar 10 meter dengan lebar kurang lebih 2 meter. Kondisi ini dinilai cukup berbahaya apabila terjadi longsor susulan, terutama saat intensitas hujan tinggi.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kota Samarinda melakukan asesmen dan memberikan imbauan kepada warga sekitar agar tetap waspada terhadap potensi longsor lanjutan. Warga diminta memperhatikan kondisi tanah dan segera melapor apabila muncul retakan baru, ujar petugas.

Selain itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD juga membantu memangkas bagian pohon yang dinilai membahayakan atap rumah korban. Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan risiko tambahan akibat pohon tumbang.

Sementara itu, warga sekitar bersama pemilik rumah terdampak secara gotong royong melakukan pembersihan material longsoran. Kegiatan tersebut dilakukan dengan pendampingan petugas guna memastikan proses pembersihan berjalan aman.

Dalam penanganan di lokasi, BPBD Kota Samarinda mengerahkan satu unit mobil rescue dan satu unit chainsaw. Personel yang terlibat antara lain M. Yusman, SE, Irfan Rahmadika, S.AP, dan Malik Masohi, S.Pd, dengan dukungan unsur RT 41 serta warga setempat.

BPBD Kota Samarinda mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor, untuk meningkatkan kewaspadaan terutama saat musim hujan. Upaya pencegahan dan kesiapsiagaan dinilai penting guna mengurangi risiko bencana dan dampak yang ditimbulkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....