Olah TKP Ungkap Penyebab Kebakaran KM Teman Bejalanan

  • 21 Jan 2026 07:21 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Satpolairud Polresta Samarinda bersama Tim Inafis Polresta Samarinda melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara menyeluruh, Senin, 19 Januari 2026 pagi. Hal ini menyusul insiden kebakaran kapal wisata KM Teman Bejalanan yang terjadi di perairan Sungai Mahakam.

Kegiatan olah TKP yang dimulai sekitar pukul 10.00 WITA tersebut merupakan langkah awal dalam proses penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti terjadinya kebakaran pada kapal wisata tersebut. Tim gabungan menyisir setiap bagian kapal dengan cermat, khususnya area yang mengalami kerusakan paling para untuk mencari petunjuk teknis maupun bukti material yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Kasat Polairud Polresta Samarinda, Kompol Rachmat Aribowo, mengungkapkan berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, diketahui titik awal kebakaran diduga berasal dari bagian mesin genset atau generator yang berada di lantai 3 kapal.

"Temuan tersebut masih bersifat sementara dan memerlukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan penyebab kebakaran secara pasti," ujarnya.

Menurut Kompol Rachmat Aribowo, pelaksanaan olah TKP ini merupakan wujud komitmen kepolisian dalam memberikan kepastian hukum serta menjamin keamanan transportasi perairan, khususnya aktivitas wisata di Sungai Mahakam.

“Olah TKP ini dilakukan untuk mengetahui secara jelas kronologi serta penyebab terjadinya kebakaran. Seluruh temuan akan kami dalami bersama Tim Inafis dan berkoordinasi dengan Puslabfor agar hasil penyelidikan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah,” ucapnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di sekitar lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Sat Polairud Polresta Samarinda memastikan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait serta mengawal proses penyelidikan hingga tuntas demi keselamatan masyarakat dan kenyamanan aktivitas perairan di Kota Samarinda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....