Kesbangpol Samarinda Perkuat Pendidikan Politik Pelajar Dini
- 24 Nov 2025 12:13 WIB
- Samarinda
KBRN, Samarinda: Badan Kesbangpol Kota Samarinda memperluas pendidikan politik bagi pelajar dengan menjadikan pemilihan ketua OSIS sebagai ruang praktik demokrasi sehat sejak dini. Program ini disampaikan Kepala Kesbangpol, Yosua Laden, seusai memberikan materi dalam Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Aula Kantor Kecamatan Samarinda Utara, Senin (24/11/2025).
Menurut Yosua, pemilihan ketua OSIS merupakan kesempatan pertama bagi pelajar untuk belajar politik secara langsung. Ia menilai proses tersebut harus menjadi sarana menanamkan integritas.
“Anak-anak SMP ini lima tahun lagi menjadi pemilih pemula. Karena itu, sejak sekarang mereka harus memahami politik yang benar,” katanya.
Yosua menegaskan, salah satu materi utama pembinaan adalah penolakan tegas terhadap praktik politik uang. Ia menyebut fenomena money politics di dunia nyata sering menjadi contoh buruk bagi anak-anak jika tidak diberikan pemahaman sejak dini. “Kami ajarkan bahwa tidak ada hal baik dari kekuasaan yang tersandera oleh uang. Mereka harus berani mengatakan tidak pada money politics,” katanya, menegaskan.
Baca juga: Kesbangpol Samarinda Perkuat Ideologi Pelajar Lewat Sosialisasi Paskibraka
Kesbangpol menggandeng KPU dan Bawaslu Kota Samarinda untuk memberikan simulasi pemilihan yang berintegritas. Para narasumber memaparkan cara menyusun visi-misi, kampanye yang sehat, hingga etika berorganisasi. “Kami ingin anak-anak memahami bahwa pemilihan itu soal program, bukan soal hadiah atau tekanan,” ujar Yosua.
Ia mengungkapkan, sejak awal tahun sekitar 30 sekolah telah mengikuti program pembinaan OSIS dari Kesbangpol. Sekolah-sekolah tersebut menjalankan pemilihan ketua OSIS secara terbuka dan tanpa kampanye hitam. Menurut Yosua, model ini terbukti meningkatkan partisipasi dan pemahaman pelajar terhadap proses demokrasi.
Pihaknya juga menilai bahwa pendidikan politik usia dini merupakan salah satu langkah strategis untuk menciptakan ekosistem politik lokal yang lebih bersih. “Kalau kita ingin Kota Samarinda bersih dari politik uang, pembenahannya harus dimulai dari pelajar,” katanya.
Kesbangpol memastikan akan memperkuat kolaborasi dengan lembaga penyelenggara pemilu agar pembinaan politik bagi pelajar dapat diperluas pada 2026. Pola pembinaan juga akan diperbarui dengan memasukkan materi pencegahan korupsi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....