Sektor Pertanian Jadi Bagian Strategi Transisi Energi Kaltim
- 26 Okt 2025 07:53 WIB
- Samarinda
KBRN, Samarinda: Sektor pertanian dan perkebunan ternyata memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan energi baru terbarukan (EBT) di Kalimantan Timur. Hal ini terungkap dalam Seminar Nasional Energi Baru Terbarukan di Era Net Zero Emission, Sabtu (25/10/2025), yang digagas oleh Perkumpulan Penyuluh Pertanian Swadaya Indonesia (PPPSI) Kaltim di Samarinda.
Ketua PPPSI Kaltim, Murtianusyauri DP, menyebutkan bahwa keterkaitan antara sektor energi dan pertanian tidak bisa dipisahkan. Infrastruktur jalan, energi, dan emisi gas rumah kaca saling berkaitan dan harus dikelola secara terpadu. “Apa gunanya kita membangun pertanian jika tanpa akses energi yang memadai? Semua harus berjalan beriringan,” ujarnya.
Dalam sesi ketiga seminar, Yus Alwi Rahman dari Forum Perkebunan Berkelanjutan memaparkan bahwa kontribusi sektor perkebunan terhadap energi bersih di Kaltim terus meningkat. “Tahun 2025, porsi EBT di Kaltim sudah mencapai sekitar 12 persen, dan targetnya bisa menembus 40 persen di tahun 2050,” ujarnya.
Para narasumber juga menyoroti potensi bioenergi dari limbah sawit dan hasil pertanian sebagai sumber daya alternatif. Jika dikelola secara efektif, sektor ini dapat menjadi penopang utama bauran energi daerah sekaligus memperkuat ekonomi lokal.
Kegiatan seminar ini menjadi ruang dialog lintas sektor. Akademisi, petani, dan pelaku usaha bersepakat bahwa percepatan energi bersih tidak bisa hanya bertumpu pada teknologi, tetapi juga pada tata kelola lahan dan dukungan kebijakan yang berpihak pada keberlanjutan.
Selain itu, peserta mendorong agar Pemerintah Provinsi Kaltim membuat program pelatihan kesadaran lingkungan, termasuk upaya mengurangi emisi gas rumah kaca dan mendorong penggunaan transportasi publik ramah lingkungan.
Seminar ini diharapkan mampu memantik kesadaran generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk ikut berkontribusi dalam inovasi dan riset energi berkelanjutan yang berpihak pada masa depan Kalimantan Timur. (Zulfikar)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....