SMKN 3 Samarinda Tawarkan Beragam Program Keahlian Unggul

  • 19 Jun 2025 13:41 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda : SMK Negeri 3 Samarinda resmi membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk Tahun Ajaran 2025/2026. Tahun ini, SPMB mengalami sedikit perubahan dibanding tahun sebelumnya, terutama dalam istilah. Jika sebelumnya dikenal sebagai PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru), kini berganti nama menjadi SPMB. Meski demikian, proses dan prosedurnya masih relatif sama.

Ketua SPMB SMK Negeri 3 Samarinda, Mariati, S. Pd. , menjelaskan bahwa jalur pendaftaran masih terbagi menjadi beberapa kategori. "Untuk SMK, ada jalur prestasi non-akademik, jalur afirmasi, jalur domisili, serta jalur mutasi orang tua," ujarnya saat ditemui di sela-sela kegiatan SPMB.

Ketua SPMB SMK N 3, Mariati, S. Pd saat di wawancara disela kegiatan di ruang kerja nya (Foto : RRI/Dedi)

Mariati menegaskan bahwa penggunaan nilai rapor hanya menjadi pertimbangan tambahan, khususnya jika terjadi kelebihan kuota di jalur prestasi non-akademik. "Nilai rapor itu hanya dipakai kalau jalur prestasi non-akademik melebihi kuota, tapi itu bukan syarat utama seperti di SMA," tambahnya.

Salah satu perubahan signifikan tahun ini adalah perluasan jangkauan domisili. "Kalau tahun lalu sekitar 31 atau 33 RT, tahun ini jadi 45 RT. Jadi lebih luas, kesempatan lebih besar bagi calon peserta didik," jelas Mariati.

Untuk Tahun Ajaran 2025/2026, SMK Negeri 3 Samarinda menyediakan kuota sebanyak 13 rombongan belajar (rombel) dengan kapasitas sekitar 468 siswa. Proses pendaftaran terbagi menjadi dua tahap, yaitu: Tahap 1 (Jalur domisili Prioritas, Jalur Afirmasi, Jalur Prestasi, Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali Murid, dan Jalur Anak Kandung Guru dan Tenaga Kependidikan. ) pada tanggal 16 sampai 19 Juni 2025 dan Pengumuman pada tanggal 20 Juni 2025.

Sedangkan untuk Tahap 2 (Jalur Reguler) dari tanggal 23 sampai 26 Juni 2025 dan Pengumuman pada tanggal 30 Juni 2025.

Peserta yang dinyatakan lolos wajib melakukan daftar ulang pada 1–3 Juli 2025.

Mariati juga berpesan kepada para orang tua untuk benar-benar mempertimbangkan pilihan jurusan anak sesuai dengan minat dan bakatnya. "Sudah ada beberapa kasus di mana anak terpaksa masuk jurusan yang tidak diminati karena paksaan orang tua. Sistem kami terkunci, jadi tidak bisa dibatalkan. Kasihan anaknya nanti," tegasnya.

Sebagai sekolah kejuruan pusat keunggulan, SMK Negeri 3 Samarinda memiliki berbagai program keahlian yang dirancang untuk membekali siswa agar siap terjun ke dunia kerja, antara lain: Usaha Layanan Wisata, Perhotelan, Kuliner, Tata Kecantikan Kulit & Rambut, SPA & Beauty Therapy, dan Desain & Produksi Busana.

Dengan adanya SPMB ini, diharapkan SMK Negeri 3 Samarinda dapat melahirkan lulusan yang siap kerja dan sesuai dengan kebutuhan industri. "Kami ingin siswa yang masuk di sini adalah mereka yang benar-benar siap belajar sesuai passion-nya," tutup Mariati.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....